DINKESDA DEMAK PERKUAT PENEMUAN KASUS TBC MELALUI TRACING TERINTEGRASI CKG DENGAN X-RAY PORTABEL DI WONOSALAM II

Dinkesda Demak melaksanakan tracing TBC terintegrasi CKG dengan metode Active Case Finding (ACF) dan X-ray portabel di Desa Karangrowo, wilayah kerja Puskesmas Wonosalam II. Sebanyak 18 kasus indeks ditelusuri, 100 orang dari kontak dan kelompok berisiko menjalani skrining X-ray, 20 orang terduga TBC menjalani pemeriksaan lanjutan, dan 13 orang tercatat memulai TPT. Bersama, kita perkuat penemuan dini dan pencegahan TBC menuju Demak bebas TBC
Dinkesda_Demak melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Tim Kerja P2PM dan PL, serta Program TBC melaksanakan kegiatan penelusuran kasus tuberkulosis (TBC) terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) menggunakan metode Active Case Finding (ACF) dengan dukungan X-ray portabel melalui skema Swakelola Tipe 2 Kementerian Kesehatan. Kegiatan berlangsung pada Senin, 19 Oktober 2026, pukul 08.30–12.00 WIB, di Balai Desa Karangrowo, wilayah kerja Puskesmas Wonosalam II, Kabupaten Demak. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat penemuan kasus TBC secara aktif, khususnya pada kontak pasien dan kelompok masyarakat berisiko.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan Tim TBC Dinkesda Kabupaten Demak, Tim Puskesmas Wonosalam II, dokter spesialis radiologi RSUD Sunan Kalijaga Demak, dua radiografer dari RSUD Sunan Kalijaga dan RSUD Sultan Fatah, serta kader MSI TBC Demak. Kolaborasi lintas fasilitas pelayanan kesehatan dan kader masyarakat ini mendukung proses penelusuran kontak, skrining, pemeriksaan menggunakan X-ray, serta tindak lanjut terhadap masyarakat yang terindikasi membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 18 kasus indeks TBC ditelusuri. Dari proses penelusuran, berhasil diidentifikasi 38 orang kontak serumah dan kontak erat, dan seluruhnya telah menjalani skrining serta pemeriksaan menggunakan X-ray. Selain itu, skrining dilakukan terhadap 62 orang dari populasi atau kelompok berisiko, yang seluruhnya juga menjalani pemeriksaan menggunakan X-ray portabel.
Berdasarkan hasil skrining, ditemukan delapan orang terduga TBC dari kelompok kontak serumah dan kontak erat serta 12 orang terduga TBC dari populasi atau kelompok berisiko. Dengan demikian, terdapat 20 orang terduga TBC yang dilanjutkan ke pemeriksaan TBC untuk memastikan diagnosis dan menentukan penanganan sesuai hasil pemeriksaan. Sementara itu, hasil pembacaan X-ray menunjukkan lima orang dengan gambaran yang mengarah ke TBC sehingga memerlukan tindak lanjut sesuai prosedur diagnostik.
Tim Program TBC Dinkesda Kabupaten Demak menyampaikan bahwa penemuan kasus secara aktif menjadi salah satu langkah penting untuk memutus rantai penularan TBC. “Melalui penelusuran kontak dan skrining dengan dukungan X-ray portabel, kami berupaya menemukan masyarakat yang berisiko lebih awal agar dapat segera menjalani pemeriksaan lanjutan. Penemuan dini sangat penting untuk memastikan pasien memperoleh penanganan yang tepat dan mencegah penularan lebih luas,” ungkap perwakilan tim pelaksana.
Perwakilan Tim Puskesmas Wonosalam II menuturkan bahwa keterlibatan fasilitas pelayanan kesehatan dan kader sangat membantu dalam menjangkau masyarakat sasaran. “Dukungan kader dan koordinasi dengan tim TBC memudahkan proses identifikasi serta skrining kontak dan kelompok berisiko. Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap gejala TBC dan bersedia mengikuti pemeriksaan apabila memiliki riwayat kontak atau faktor risiko,” tuturnya.
Selain skrining dan penemuan terduga kasus, kegiatan ini juga mendukung upaya pencegahan melalui pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT). Berdasarkan laporan kegiatan, sebanyak 13 orang dari kelompok kontak serumah, kontak erat, dan populasi berisiko tercatat memulai TPT. Pemberian TPT ditujukan kepada orang yang memenuhi kriteria sesuai pedoman, setelah melalui penilaian tenaga kesehatan, untuk menurunkan risiko berkembangnya infeksi menjadi penyakit TBC aktif.
Melalui integrasi ACF TBC dengan CKG dan pemanfaatan X-ray portabel, Dinkesda Kabupaten Demak terus mendorong penguatan penemuan kasus, pemeriksaan lanjutan, serta pencegahan TBC di masyarakat. Sinergi antara dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, dan kader diharapkan dapat meningkatkan akses skrining, mempercepat penanganan, serta mendukung upaya eliminasi TBC di Kabupaten Demak.(Kesmas_PromkesPM)
#DinkesdaDemak #TBC #EliminasiTBC #ActiveCaseFinding #ACFTBC #CekKesehatanGratis #CKG #XrayPortabel #PuskesmasWonosalamII #DemakSehat #KesmasPromkesPM

























