DINKESDA DEMAK PERKUAT PEMBUDAYAAN HIDUP SEHAT MELALUI SUPERVISI SBH, POSYANDU ILP, DAN POS UKK

Dinkesda Demak memperkuat pembudayaan hidup sehat melalui supervisi fasilitatif SBH, Posyandu ILP, dan Pos UKK di Puskesmas Demak II, Bonang II, dan Demak III. Pendampingan berkelanjutan menjadi langkah penting untuk mengoptimalkan PHBS, GERMAS, dan peran aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan.
Dinkesda_Demak melalui Tim Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat (Promkes PM) melaksanakan kegiatan Supervisi Fasilitatif Pembudayaan Hidup Sehat di wilayah kerja Puskesmas Demak II, Puskesmas Bonang II, dan Puskesmas Demak III, Selasa (13/10/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pendampingan, pembinaan, dan pemantauan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat untuk mendorong penerapan perilaku hidup sehat secara berkelanjutan.
Supervisi fasilitatif berfokus pada penguatan pelaksanaan Saka Bakti Husada (SBH), Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), dan Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK). Ketiga program tersebut memiliki peran strategis dalam menggerakkan masyarakat agar semakin aktif menjaga kesehatan, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun tempat kerja.
Pelaksanaan supervisi bertujuan memastikan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) berjalan optimal. Melalui pendampingan ini, Puskesmas didorong untuk memperkuat pembinaan, meningkatkan keterlibatan kader dan kelompok masyarakat, serta mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu ditingkatkan dalam pelaksanaan kegiatan.
“Supervisi fasilitatif menjadi sarana untuk melihat pelaksanaan program secara langsung sekaligus memberikan pendampingan agar kegiatan pemberdayaan masyarakat berjalan lebih optimal. Pembinaan yang berkesinambungan diperlukan supaya PHBS dan GERMAS semakin membudaya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap perwakilan Tim Promkes PM Dinkesda Demak.
Pembinaan SBH dan Posyandu menjadi bagian penting dari peran Puskesmas dalam meningkatkan kapasitas masyarakat sebagai penggerak kesehatan. Sementara itu, penguatan Pos UKK diarahkan untuk mendorong perilaku hidup sehat dan kepedulian terhadap kesehatan di lingkungan kerja, khususnya bagi para pekerja. Sinergi antara petugas kesehatan, kader, dan kelompok masyarakat diharapkan mampu memperluas jangkauan upaya promotif dan preventif.
“Melalui supervisi ini, kami mendorong setiap Puskesmas untuk terus memperkuat koordinasi, melakukan evaluasi, dan menindaklanjuti kebutuhan pembinaan di wilayah masing-masing. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, program kesehatan tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan mandiri,” tambah perwakilan tim pelaksana.
Dinkesda Demak melalui Tim Promkes PM berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan dan pendampingan program pemberdayaan masyarakat agar penerapan PHBS dan GERMAS semakin optimal, serta tercipta lingkungan keluarga, masyarakat, dan tempat kerja yang lebih sehat. (Kesmas_PromkesPM)
#DinkesdaDemak #PromkesPM #PHBS #GERMAS #SakaBaktiHusada #PosyanduILP #PosUKK #PemberdayaanMasyarakat #DemakSehat

























