DINKESDA DEMAK PERKUAT IMPLEMENTASI ILP DI PKD TANGGUL DAN NGEGOT

Monev Implementasi ILP di PKD menjadi langkah penguatan pelayanan kesehatan primer berbasis siklus hidup agar semakin dekat, terintegrasi, dan sesuai kebutuhan masyarakat di tingkat desa.
Dinkesda_Demak terus memperkuat implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) di tingkat desa melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Implementasi ILP pada Pos Kesehatan Desa (PKD). Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 29 September 2026, di PKD Tanggul wilayah kerja Puskesmas Mijen 1 dan PKD Ngegot wilayah kerja Puskesmas Mijen 2.
Monev yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut melibatkan Tim Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Jiwa (Talkesmas Keswa), Penanggung Jawab (Pj.) serta kader PKD Tanggul, dan Pj. serta kader Desa Ngegot. Kegiatan menjadi bagian dari upaya memastikan penyelenggaraan pelayanan kesehatan primer di tingkat desa berjalan secara efektif, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pelaksanaan Monev dilakukan dengan melihat secara langsung penerapan pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup di PKD. Selain itu, tim melakukan pemantauan terhadap kelengkapan sarana dan prasarana, alat kesehatan, serta ketersediaan obat yang dibutuhkan untuk mendukung pelayanan kesehatan di tingkat desa.
Kegiatan juga menjadi ruang untuk menggali berbagai permasalahan teknis maupun manajerial yang ditemui dalam pelaksanaan pelayanan. Setiap kendala yang ditemukan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah korektif sehingga pelaksanaan ILP dapat berjalan lebih optimal dan sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan.
Penguatan koordinasi turut menjadi perhatian dalam pelaksanaan Monev, khususnya melalui perbaikan sistem pencatatan dan pelaporan serta peningkatan kerja sama antara pemerintah desa, Puskesmas, dan kader. Kolaborasi tersebut penting untuk memastikan informasi pelayanan kesehatan dapat terdokumentasi dengan baik dan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan serta tindak lanjut pelayanan.
“Implementasi ILP di tingkat desa perlu didukung dengan kesiapan sarana, sumber daya, pencatatan yang tertib, serta koordinasi yang kuat antara Puskesmas, pemerintah desa, dan kader. Monev menjadi bagian penting untuk memastikan pelayanan yang diberikan benar-benar berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Tim Pelaksana.
Sementara itu, salah satu pelaksana kegiatan menambahkan, “Melalui pemantauan secara langsung, berbagai kendala di lapangan dapat segera diidentifikasi dan menjadi bahan perbaikan. Dengan demikian, pelayanan kesehatan di PKD dapat semakin efektif, terintegrasi, dan mudah diakses oleh masyarakat.”
Melalui kegiatan tersebut, Dinkesda Demak berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan penguatan implementasi ILP sebagai bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan primer di tingkat desa. (Kesmas_PromkesPM)
#DinkesdaDemak #ILP #IntegrasiLayananPrimer #PKD #PelayananKesehatanPrimer #KesehatanDesa #Puskesmas #KaderKesehatan #DeteksiDini #PelayananKesehatan #PromkesPM

























