ACF TBC TERINTEGRASI CKG DI KARANGREJO PERKUAT DETEKSI DINI DAN PENCEGAHAN PENULARAN

Deteksi TBC dilakukan lebih aktif melalui tracing kontak dan skrining kelompok berisiko yang terintegrasi dengan CKG dan X-Ray Portable. Temukan lebih awal, tindak lanjuti segera, dan cegah penularan TBC bersama.
Dinkesda_Demak melalui Program TBC, Timja P2PM dan PL, Bidang P2P melaksanakan kegiatan tracing Tuberkulosis (TBC) terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan metode Active Case Finding (ACF) TBC menggunakan X-Ray Portable Swakelola Tipe 2 Kementerian Kesehatan di Balai Desa Karangrejo, wilayah kerja Puskesmas Wonosalam II, Senin (14/9/2026). Kegiatan berlangsung pukul 08.30–12.00 WIB dengan melibatkan Tim TBC Dinkesda, Kepala Puskesmas dan Tim Puskesmas Wonosalam II, Dokter Spesialis Radiologi RSUD Sunan Kalijaga, dua radiografer dari RSUD Sunan Kalijaga dan RSUD Sultan Fatah, serta kader MSI TBC Demak.
Kegiatan dilakukan dengan menelusuri kontak dari 12 kasus indeks TBC. Dari proses tracing tersebut berhasil diidentifikasi sekaligus diskrining 44 kontak serumah dan kontak erat. Selain itu, sebanyak 56 orang dari populasi atau kelompok berisiko turut mendapatkan skrining dan pemeriksaan menggunakan X-Ray Portable sebagai bagian dari upaya menemukan kasus TBC secara lebih dini.
“ACF terintegrasi CKG memungkinkan skrining dilakukan secara lebih aktif kepada kontak erat maupun kelompok berisiko. Pemeriksaan dengan X-Ray membantu mengidentifikasi kondisi yang perlu ditindaklanjuti untuk memastikan status kesehatan secara lebih lanjut,” ujar Tim Program TBC Dinkesda Demak.
Hasil kegiatan menunjukkan tujuh orang dari kontak serumah atau kontak erat dan 16 orang dari populasi atau kelompok berisiko teridentifikasi sebagai terduga TBC. Sebanyak 23 terduga kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan TBC. Hasil pemeriksaan X-Ray pada tujuh orang menunjukkan gambaran yang mengarah ke TBC sehingga memerlukan tindak lanjut sesuai prosedur pemeriksaan.
“Selain menemukan terduga, kegiatan ini juga diarahkan pada pencegahan. Sebanyak 23 kontak serumah, kontak erat, dan populasi berisiko telah memulai Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) sebagai bagian dari upaya memutus rantai penularan,” ungkap Timja P2PM dan PL Dinkesda Demak.
Melalui pelaksanaan ACF TBC yang terintegrasi dengan CKG, Dinkesda Demak terus memperkuat deteksi dini, pemeriksaan terhadap kelompok berisiko, serta tindak lanjut dan pencegahan TBC untuk menekan penularan dan mewujudkan masyarakat Demak yang lebih sehat. (Kesmas_PromkesPM)
#DinkesdaDemak #P2P #P2PMPL #ProgramTBC #ACFTBC #CKG #XRayPortable #DeteksiDiniTBC #TPT #PencegahanTBC #KesehatanDemak
























