Tekan Kasus DBD, Dinkesda Demak Intensifkan Monitoring Gerakan Pemberantasan Jentik di Desa Guntur
Dinkesda_Demak — Upaya pengendalian kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terus diperkuat oleh Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak melalui kegiatan monitoring dan evaluasi Gerakan Pemberantasan Jentik (Grabb Jentik) di Desa Guntur, wilayah kerja Puskesmas Guntur I, Rabu (22/4).
Kegiatan ini melibatkan tim Dinkesda dari program arbovirosis dan zoonosis, tim Puskesmas Guntur I, pemerintah desa, kader kesehatan, serta tokoh masyarakat setempat. Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap masih tingginya kasus Demam Berdarah Dengue di wilayah tersebut.
Berdasarkan data, sejak Januari hingga April 2026 tercatat sebanyak 9 kasus DBD di Desa Guntur, dengan angka bebas jentik (ABJ) baru mencapai 76 persen. Kondisi ini menunjukkan masih adanya potensi penularan yang perlu segera dikendalikan.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi tatalaksana DBD, dilanjutkan dengan pemaparan teknis pelaksanaan Grabb Jentik, serta edukasi pencegahan penyakit Leptospirosis. Peserta juga mengikuti sesi diskusi interaktif sebelum dilanjutkan dengan kunjungan rumah untuk pemeriksaan jentik secara langsung.
Perwakilan Dinkesda Demak menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan penyebaran DBD.
“Pengendalian DBD tidak bisa dilakukan sendiri oleh tenaga kesehatan. Peran aktif masyarakat melalui pemberantasan sarang nyamuk sangat menentukan keberhasilan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kewaspadaan dini perlu terus dilakukan, mengingat masih adanya penambahan kasus di wilayah tersebut.
Melalui kegiatan ini, masyarakat didorong untuk lebih aktif menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta menjalankan gerakan PSN 3M, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Salah satu kader kesehatan setempat menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih praktis bagi masyarakat.
“Dengan turun langsung ke rumah warga, kami bisa memastikan kondisi lingkungan sekaligus memberikan edukasi secara langsung agar masyarakat lebih peduli,” ungkapnya.
Dinkesda Demak berharap melalui monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan, serta keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, angka kasus DBD di Desa Guntur dapat ditekan dan tidak terjadi peningkatan penularan di masa mendatang. (Kesmas_Promkes PM)
Cegah DBD dimulai dari rumah , Dinkesda Demak bersama masyarakat Desa Guntur bergerak bersama melakukan pemberantasan jentik demi menekan kasus DBD.
#DBD
#DemamBerdarah
#PSN3M
#GrabbJentik
#PHBS
#CegahDBD
#KesehatanLingkungan
#DemakSehat
#DinkesdaDemak
#IndonesiaSehat
#BerAKHLAK
#BanggaMelayaniBangsa
























