TAS HARI KEDUA TUNJUKKAN HASIL NEGATIF, DEMAK TERUS PERKUAT ELIMINASI FILARIASIS

Hasil negatif pada TAS menjadi bukti nyata keberhasilan upaya pengendalian filariasis di Kabupaten Demak.
Dinkesda_Demak kembali melanjutkan kegiatan Transmission Assessment Survey (TAS) ke-3 pada hari kedua yang dilaksanakan Kamis, 16 Juli 2026 pukul 08.00–12.00 WIB di tiga lokasi sekolah dasar, yaitu SDN Balerejo 2, SDN Sari, dan SDN Ngaluran 3.
Kegiatan ini melibatkan Tim P2PM Dinas Kesehatan, Tim Puskesmas Dempet, Puskesmas Gajah I, Puskesmas Karanganyar II, serta Tim Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). Pelaksanaan kegiatan dibagi dalam tiga tim untuk menjangkau seluruh lokasi secara efektif.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada siswa dan pihak sekolah mengenai tujuan dan pentingnya TAS dalam mendukung eliminasi filariasis. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan pada siswa kelas 1 dan 2 menggunakan metode FTS (Filariasis Test Strip).
Ketua Tim PM dan PL Tri Handayani, SKM, M.M. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dalam memastikan keberhasilan program eliminasi filariasis. “Melalui TAS, kita dapat mengetahui apakah penularan filariasis masih terjadi di masyarakat, khususnya pada kelompok usia anak sekolah,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, seluruh sampel menunjukkan hasil negatif. Hal ini menjadi indikator positif bahwa upaya pengendalian filariasis di Kabupaten Demak berjalan dengan baik.
Tim pelaksana juga menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak, termasuk sekolah dan tenaga kesehatan, dalam mendukung kelancaran kegiatan ini. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mempertahankan capaian eliminasi penyakit menular.
Melalui kegiatan TAS ini, diharapkan Kabupaten Demak dapat terus mempertahankan status bebas filariasis serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. (Kesmas_Promkes PM)
#DinkesdaDemak #TAS #Filariasis #EliminasiPenyakit #DemakSehat #P2P #KesehatanAnak
























