Perkuat Eliminasi TBC, Dinkesda Demak Gencarkan Tracing Aktif dengan X-Ray Portable di Puskesmas Karanganyar I
Dinkesda_Demak — Upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) terus digencarkan Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak melalui pendekatan inovatif berbasis penemuan kasus aktif atau Active Case Finding (ACF). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Puskesmas Karanganyar I, Senin (20/4), dengan mengintegrasikan skrining TBC, Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta metode speeling menggunakan teknologi X-Ray portable.
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas program dan lintas sektor, mulai dari Tim P2PM & PL Dinkesda, Tim Yankes Lanjutan, tenaga kesehatan Puskesmas Karanganyar I, hingga dukungan tenaga spesialis dari RSUD Sunan Kalijaga dan RSI NU Demak.
Sebanyak 100 peserta mengikuti kegiatan skrining terpadu ini. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 5 orang dengan hasil rontgen positif yang dilanjutkan pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM), 3 orang bergejala dengan rontgen negatif yang juga dirujuk ke TCM, serta 88 orang mendapatkan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT). Sementara itu, 4 peserta tercatat tidak bergejala dan telah menjalani TPT sebelum kegiatan berlangsung.
Kepala Bidang P2P Dinkesda Demak Heri Winarno, SKM, M.Kes menegaskan bahwa strategi ACF dengan dukungan X-Ray portable menjadi langkah efektif dalam menemukan kasus TBC lebih dini, terutama di masyarakat yang berisiko.
“Pendekatan Active Case Finding ini memungkinkan kita menemukan kasus TBC secara lebih cepat dan tepat. Dengan dukungan X-Ray portable, skrining bisa dilakukan langsung di lapangan tanpa harus menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, integrasi dengan program CKG dan speeling menjadi bentuk inovasi pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif dan menyentuh langsung masyarakat.
Sementara itu, perwakilan tenaga medis spesialis paru dari RSUD Sunan Kalijaga menilai bahwa kolaborasi lintas sektor ini sangat penting dalam mempercepat penanganan TBC.
“Kolaborasi antara puskesmas, rumah sakit, dan kader kesehatan menjadi kunci dalam pengendalian TBC. Dengan deteksi dini melalui skrining massal seperti ini, peluang keberhasilan pengobatan menjadi jauh lebih besar,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala Puskesmas Karanganyar I, dilanjutkan dengan pengarahan teknis, skrining kesehatan, serta pemeriksaan radiologi menggunakan X-Ray portable yang dibacakan langsung oleh dokter spesialis radiologi bersama tim radiografer.
Keterlibatan kader MSI TBC Demak juga menjadi kekuatan dalam mobilisasi masyarakat dan peningkatan kesadaran akan pentingnya deteksi dini penyakit TBC.
Melalui kegiatan ini, Dinkesda Demak berharap dapat mempercepat penemuan kasus TBC, meningkatkan cakupan pengobatan, serta menekan angka penularan di masyarakat sebagai bagian dari target eliminasi TBC nasional. (Kesmas_Promkes PM)
Deteksi dini, langkah pasti lawan TBC, Dinkesda Demak terus bergerak aktif melalui skrining terpadu dan X-Ray portable untuk menemukan kasus TBC lebih cepat dan mencegah penularan di masyarakat.
#TBC
#EliminasiTBC
#TemukanObatiSampaiSembuh
#ACF
#XrayPortable
#DemakSehat
#DinkesdaDemak
#P2P
#KesehatanMasyarakat
#CekKesehatanGratis
#TPT
#StopTBC
#IndonesiaSehat
#BerAKHLAK
#BanggaMelayaniBangsa



























