Kader Posyandu Desa Wilalung Siap Lebih Tangguh! Dinas Kesehatan Daerah Demak Gelar Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu

Dinkesda_Demak , 8 Oktober 2025 — Suasana penuh semangat tampak di Posyandu Tri Lestari 5, Desa Wilalung, Kecamatan Gajah. Sejak pagi, para kader posyandu tampak antusias mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Posyandu Bidang Kesehatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Subid Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat (Promkes & PM).
Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Posyandu dan PM, Tim Talkesmas, Tim Puskesmas Gajah 2, serta para kader Posyandu Desa Wilalung. Tujuan utama dari Bimtek ini adalah meningkatkan kapasitas dan kemampuan kader dalam penyelenggaraan posyandu agar semakin profesional, tangguh, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pelayanan kesehatan.
Dalam arahannya, Tim dari Bidang Kesmas menjelaskan bahwa kader posyandu merupakan ujung tombak layanan kesehatan masyarakat di tingkat desa, yang berperan penting dalam mendukung Integrasi Layanan Primer (ILP). Melalui kegiatan Bimtek ini, para kader dibekali keterampilan baru dalam melakukan pencatatan, pelaporan kegiatan, serta strategi peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu.
“Kader adalah sahabat masyarakat. Keberhasilan program kesehatan, seperti penurunan stunting, peningkatan cakupan imunisasi, hingga kesehatan ibu dan anak, berawal dari aktifnya kader di lapangan,” tutur Indah Rachmawati Ciptaningsih, S.KM dari Seksi Promkes dan PM Dinkesda Kabupaten Demak.
Salah satu materi menarik dalam Bimtek kali ini adalah pengenalan Aplikasi SIDAK Posyandu — sistem pelaporan digital yang dirancang untuk memudahkan kader dalam melakukan input data kegiatan posyandu secara cepat, akurat, dan terintegrasi. Aplikasi ini menjadi terobosan penting menuju transformasi digital di sektor kesehatan masyarakat, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan percepatan layanan berbasis data.
“Dengan SIDAK Posyandu, pencatatan dan pelaporan kini bisa dilakukan langsung melalui ponsel. Data kegiatan lebih cepat masuk dan bisa dipantau oleh Dinas Kesehatan secara real time,” ujar Taufiq Hendrawan, S.Kom dari Tim Talkesmas yang memandu sesi praktik penggunaan aplikasi.
Selain materi teknis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya peran sosial kader posyandu sebagai penggerak perubahan perilaku sehat di masyarakat. Kader diharapkan mampu menjadi motivator, fasilitator, sekaligus penghubung antara masyarakat dan tenaga kesehatan. Peserta Bimtek juga berbagi pengalaman lapangan, mulai dari tantangan dalam mengajak masyarakat datang ke posyandu, hingga cara kreatif mengelola kegiatan agar lebih menarik bagi ibu-ibu dan balita.
Kegiatan Bimtek ini tidak hanya memperkuat kemampuan kader, tetapi juga mempererat koordinasi antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan pemerintah desa. Dengan semangat kolaboratif, diharapkan Posyandu Desa Wilalung dapat menjadi contoh posyandu aktif dan berdaya guna di wilayah Kecamatan Gajah.
“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi kader agar pelayanan kesehatan di tingkat desa semakin berkualitas. Posyandu bukan hanya tempat menimbang balita, tetapi pusat pembelajaran kesehatan keluarga,” tegas Tim Bidang Kesmas Dinkesda Kabupaten Demak. (Kesmas_Promkes PM)
























