Dinkesda Demak Sosialisasikan Pemberian Pangan Olahan Khusus Untuk Balita Stunting dan Ibu Hamil Risiko KEK

Kabid Kesmas Sri Puji Astuti, S.KM, M.Kes membuka acara Sosialisasikan Pemberian Pangan Olahan Khusus Untuk Balita Stunting dan Ibu Hamil Risiko KEK
Dinkesda_Demak — Dalam upaya meningkatkan status gizi balita stunting serta ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan risiko KEK, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Bidang Kesehatan Masyarakat menyelenggarakan Rapat Sosialisasi Pemberian Pangan Olahan Keperluan Medis Khusus (PKMK) untuk Balita dan Pangan Olahan Keperluan Gizi Khusus untuk Ibu Hamil, pada Jumat, 5 Desember 2025, bertempat di Aula Labkesda Demak. Acara tersebut diikuti oleh Tim Kesga Gizi Dinkesda, Petugas Gizi se-Kabupaten Demak dan seluruh Bidan Koordinator Puskesmas se-Kabupaten Demak.
Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, dan menjadi salah satu langkah penting dalam pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Demak.

Program pemberian pangan olahan khusus ini bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) Kabupaten Demak, yang diarahkan untuk meningkatkan gizi balita stunting dan ibu hamil KEK melalui intervensi spesifik berbasis pangan olahan keperluan medis dan gizi khusus.
Dalam sosialisasi ini, peserta mendapatkan pemaparan mengenai kebijakan pemberian PKMK, mekanisme pelaksanaan di lapangan, sasaran prioritas, hingga sistem pertanggungjawaban barang dan pelaporannya.
Ketua Tim Kesga Gizi Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak Nurul Ari Windarti, S.Si.T, M.Kes. menegaskan pentingnya sosialisasi ini untuk memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan seragam.
“Program ini menargetkan balita stunting serta ibu hamil KEK agar mendapatkan intervensi gizi yang tepat. Sosialisasi ini kami lakukan agar petugas gizi dan bidan memahami mekanisme penyaluran, penggunaan, serta pelaporannya, sehingga tidak terjadi kesalahan administrasi maupun sasaran,” jelasnya.
Petugas gizi memiliki peran kunci dalam memastikan bahwa pangan olahan khusus benar-benar diberikan kepada sasaran yang memenuhi kriteria medis dan gizi.

Salah satu fasilitator kegiatan menyampaikan bahwa ketepatan sasaran merupakan kunci keberhasilan program.
“Kami ingin memastikan setiap pangan olahan diberikan kepada anak stunting dan ibu hamil KEK yang benar-benar membutuhkan. Dengan pemahaman teknis yang baik, intervensi ini dapat memberikan dampak nyata pada peningkatan status gizi,” ungkapnya.
Bidang Kesmas menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen besar Kabupaten Demak dalam penurunan stunting sesuai target nasional.
“Kami berkomitmen mendukung percepatan penurunan stunting melalui intervensi spesifik seperti pemberian PKMK dan pangan gizi khusus. Diharapkan intervensi ini dapat membantu menciptakan generasi Demak yang lebih sehat, kuat, dan bebas dari masalah gizi,” tambah Proogramer Gizi Sri Chafidhotus Sakdanah, S.Gz .
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Kesga Gizi Bidang Kesmas Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak dan akan ditindaklanjuti dengan pemantauan pelaksanaan di desa serta evaluasi berkala untuk memastikan intervensi berjalan tepat sasaran dan memberikan hasil optimal bagi masyarakat. (Kesmas_Promkes PM)
























