Dinkesda Demak Perkuat Sistem Logistik HIV Melalui Koordinasi Tim dan Farmasi se-Kabupaten
Dinkesda_Demak , 9 April 2026 – Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Subid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Bidang P2P menggelar Pertemuan Koordinasi Tim Konseling dan Tes HIV (KT HIV) serta Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan (PDP HIV) bersama jejaring farmasi se-Kabupaten Demak, Kamis (9/4).
Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Gedung C sejak pukul 08.30 WIB ini menghadirkan narasumber dari program SMILe UNDP serta diikuti oleh tim pengelola program HIV Dinkesda dan tenaga farmasi dari berbagai fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Demak.
Pertemuan ini bertujuan untuk merefresh dan memperkuat pemahaman peserta terkait sistem pencatatan dan pelaporan logistik HIV melalui aplikasi SIHA SMILe. Materi yang disampaikan meliputi alur permintaan logistik, mekanisme pemberian obat di apotek, stok opname, pengeluaran logistik, hingga prosedur pemusnahan obat.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi praktik langsung permintaan logistik melalui sistem SIHA SMILe, guna memastikan peserta mampu mengimplementasikan secara tepat di fasilitas pelayanan masing-masing.
Perwakilan Tim P2PM Dinkesda Demak menyampaikan bahwa pengelolaan logistik yang akurat menjadi kunci keberhasilan program HIV. “Ketersediaan obat dan ketepatan pelaporan sangat menentukan keberlangsungan terapi bagi pasien HIV. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh pengelola program memiliki pemahaman yang sama dan mampu menjalankan sistem dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber dari SMILe UNDP menekankan pentingnya pemanfaatan sistem digital dalam meningkatkan akuntabilitas logistik. “SIHA SMILe dirancang untuk mempermudah pemantauan logistik secara real time, sehingga potensi kekosongan obat dapat diantisipasi lebih dini,” jelasnya.
Melalui koordinasi ini, Dinkesda Demak berharap pengelolaan logistik HIV di seluruh fasilitas kesehatan dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan, sehingga pelayanan kepada pasien tetap optimal. (Kesmas_Promkes PM)
























