DINKESDA DEMAK PERKUAT PELAYANAN KIA MELALUI PENDAMPINGAN DOKTER SP.OG DI PUSKESMAS SAYUNG II

Pendampingan klinis, deteksi dini, dan koordinasi yang kuat menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan ibu dan anak. Melalui PELITA HATI, Dinkesda Demak terus memperkuat kapasitas tenaga kesehatan Puskesmas untuk memberikan pelayanan KIA yang berkualitas, aman, dan berkesinambungan.
Dinkesda_Demak melalui Tim Kesga Gizi melaksanakan Pendampingan Tim Ahli Dokter Sp.OG ke Puskesmas dalam Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) “PELITA HATI”, Rabu (7/10/2026). Kegiatan berlangsung pukul 08.00–12.00 WIB di Puskesmas Sayung II dengan melibatkan Tim Kesga Gizi, dr. Irwin Lamtota Lumbanraja, M.Kes (OG), Sp.OG, serta Tim Puskesmas Sayung II.
Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat mutu pelayanan KIA di tingkat Puskesmas, khususnya melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan klinis dokter dalam memberikan pelayanan antenatal care (ANC) yang berkualitas. Pendampingan juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam melakukan deteksi dini dan tata laksana ibu hamil dengan kondisi risiko, termasuk hipertensi dan diabetes dalam kehamilan.
Melalui kegiatan PELITA HATI, tim ahli memberikan penguatan klinis sekaligus pendampingan terhadap penanganan ibu hamil risiko tinggi. Pendekatan tersebut diharapkan membantu tenaga kesehatan di Puskesmas semakin siap melakukan identifikasi risiko, menentukan langkah penanganan, serta mengambil keputusan klinis dan rujukan secara tepat sesuai kondisi pasien.
“Pendampingan dokter spesialis menjadi kesempatan penting bagi tim Puskesmas untuk memperkuat kemampuan klinis dalam memberikan pelayanan ANC. Harapannya, deteksi faktor risiko kehamilan dapat dilakukan lebih dini sehingga penanganan dapat diberikan secara tepat,” ujar Tim Kesga Gizi Dinkesda Demak.
Selain peningkatan kapasitas klinis, kegiatan juga menekankan pentingnya penguatan sistem rujukan dan penanganan pra-rujukan. Koordinasi yang baik antara bidan, dokter Puskesmas, programmer terkait, dan tim ahli menjadi bagian penting dalam memastikan kesinambungan pelayanan bagi ibu hamil, terutama ketika ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
“Pelayanan KIA membutuhkan sinergi antarprofesi dan kesinambungan penanganan. Dengan komunikasi yang baik antara Puskesmas dan tim ahli, termasuk dalam proses rujukan dan pra-rujukan, diharapkan pelayanan bagi ibu dan anak dapat berlangsung lebih aman dan optimal,” ungkap Tim Kesga Gizi Dinkesda Demak.
Penguatan pelayanan ANC dan kemampuan deteksi serta tata laksana faktor risiko kehamilan menjadi semakin penting dalam mendukung pelayanan kesehatan ibu yang berkualitas. Kementerian Kesehatan juga telah menerbitkan PNPK Tata Laksana Hipertensi dalam Kehamilan Tahun 2026 sebagai salah satu acuan pelayanan klinis.
Melalui Pendampingan Tim Ahli Dokter Sp.OG dalam Pelayanan KIA “PELITA HATI”, Dinkesda Demak terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, penguatan deteksi dini kehamilan berisiko, serta sistem rujukan yang terkoordinasi guna mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak yang berkualitas, aman, dan berkesinambungan. (Kesmas_PromkesPM)
#DinkesdaDemak #PELITAHATI #KesgaGizi #KIA #KesehatanIbuDanAnak #ANC #IbuHamil #KehamilanRisikoTinggi #SpOG #Puskesmas #Rujukan #KesehatanIbu #PromkesPM

























