DINKESDA DEMAK PERKUAT PELAYANAN KIA MELALUI PENDAMPINGAN DOKTER SP.OG DI PUSKESMAS MIJEN I

Melalui program PELITA HATI, Dinkesda Demak memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui pendampingan dokter Sp.OG di Puskesmas Mijen I. Bersama tenaga kesehatan, tingkatkan deteksi dini risiko kehamilan, kualitas ANC, dan ketepatan rujukan demi ibu dan bayi yang lebih sehat.
Dinkesda_Demak terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui kegiatan Pendampingan Tim Ahli Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Sp.OG) dalam pelayanan KIA melalui program “PELITA HATI”. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2026, pukul 08.00–13.30 WIB di Puskesmas Mijen I, dengan melibatkan Tim Kesga Gizi Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak, dr. Dhanu Ari Atmaja, Sp.OG, serta tim Puskesmas Mijen I.
Pendampingan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan mutu pelayanan antenatal care (ANC) bagi ibu hamil, khususnya dalam mendukung deteksi dini dan penanganan risiko kehamilan. Melalui kolaborasi dengan dokter spesialis, tenaga kesehatan di Puskesmas diharapkan semakin mampu memberikan pelayanan kehamilan yang berkualitas, terarah, dan sesuai kebutuhan pasien.
Kegiatan ini juga berfokus pada peningkatan kapasitas dan keterampilan klinis dokter Puskesmas dalam memberikan pelayanan ANC berkualitas, termasuk kemampuan mendeteksi dini serta melakukan tata laksana awal pada ibu hamil dengan hipertensi dan diabetes. Selain itu, pendampingan klinis bagi ibu hamil risiko tinggi menjadi bagian penting untuk memastikan kondisi ibu dan janin memperoleh pemantauan serta penanganan yang tepat.
Perwakilan Tim Kesga Gizi Dinkesda Demak menyampaikan bahwa program PELITA HATI menjadi upaya untuk memperkuat kualitas pelayanan kesehatan ibu melalui pendampingan dan kolaborasi tenaga kesehatan. “Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan di Puskesmas dalam memberikan pelayanan kehamilan yang berkualitas, sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap faktor risiko agar komplikasi kehamilan dapat diantisipasi sedini mungkin,” ungkapnya.
Sementara itu, dr. Dhanu Ari Atmaja, Sp.OG, melalui pendampingan klinis ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam menangani kasus kehamilan sesuai kewenangan dan standar pelayanan. “Kolaborasi antara dokter spesialis, dokter Puskesmas, bidan, dan tenaga kesehatan terkait sangat penting agar ibu hamil, terutama yang berisiko tinggi, mendapatkan pemantauan, penanganan awal, serta rujukan yang tepat waktu,” tuturnya.
Selain peningkatan kompetensi klinis, pendampingan ini juga diarahkan untuk memperkuat sistem dan alur rujukan, termasuk penanganan pra-rujukan bagi ibu hamil yang membutuhkan pelayanan lanjutan. Sinergi antara bidan, dokter Puskesmas, program terkait, dan Tim Ahli Sp.OG diharapkan mampu menciptakan kesinambungan pelayanan sehingga risiko komplikasi dapat ditangani secara lebih optimal.
Melalui program PELITA HATI, Dinkesda Kabupaten Demak berkomitmen memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, deteksi dini risiko kehamilan, serta koordinasi rujukan yang efektif. Upaya ini diharapkan mendukung terwujudnya kehamilan yang lebih sehat, persalinan yang aman, dan peningkatan kualitas kesehatan ibu serta anak di Kabupaten Demak. (Kesmas_PromkesPM)
#DinkesdaDemak #PELITAHATI #KesehatanIbuAnak #KIA #ANCBerkualitas #IbuHamilRisikoTinggi #PendampinganDokterSpOG #PuskesmasMijenI #DemakSehat #KesmasPromkesPM

























