Dinkesda Demak Perkuat Pelayanan Kesehatan Ibu & Anak Melalui Penguatan AMPSR, RSUD Sultan Fatah Jadi Lokasi Pendalaman Kasus dan Pemetaan Perbaikan Layanan

Dinkesda_Demak , 26 November 2025 — Upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi terus menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Demak. Sebagai bentuk komitmen tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Demak menyelenggarakan kegiatan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak melalui Penguatan AMPSR (Audit Maternal Perinatal Surveilans dan Respons) pada Rabu (26/11), bertempat di Aula Lantai 2 RSUD Sultan Fatah Demak.
Acara strategis yang berlangsung pukul 08.00–14.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, mulai dari Tim AMPSR Provinsi Jawa Tengah, jajaran Kepala Bidang (Kesmas, SDK, P2P, dan Yankes) Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak, Direktur dan Manajemen RSUD Sultan Fatah, 27 Kepala Puskesmas se-Kabupaten Demak, hingga Tim Kesga–Gizi Dinkesda.
Dalam sesi awal, tim melakukan pembahasan mendalam terhadap kasus kematian ibu dan bayi yang terjadi di RSUD Sultan Fatah. Proses ini bukan sekadar evaluasi, tetapi bertujuan menggali penyebab langsung, tidak langsung, maupun faktor sistem yang memengaruhi penanganan kasus.
Pendekatan AMPSR memungkinkan tenaga kesehatan melihat persoalan secara komprehensif sehingga rekomendasi yang dihasilkan dapat bersifat tepat sasaran dan aplikatif.
Kegiatan dilanjutkan dengan tur hospital, di mana peserta dibagi dalam tiga kelompok:
- Kelompok Maternal – meninjau alur pelayanan ibu hamil, rujukan, hingga penanganan komplikasi.
- Kelompok Perinatal – menelaah layanan bagi bayi baru lahir, penanganan risiko tinggi, dan fasilitas penunjang.
- Kelompok Layanan Mutu – mengamati SOP, sistem mutu, keselamatan pasien, hingga manajemen risiko.
Tur ini memberikan gambaran nyata terhadap kualitas pelayanan serta area yang perlu diperkuat melalui tindakan perbaikan bersama.
Sebagai penutup, Tim AMPSR Provinsi Jawa Tengah menyampaikan hasil evaluasi lapangan beserta rekomendasi resmi kepada RSUD Sultan Fatah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Demak. Rekomendasi tersebut mencakup aspek klinis, manajerial, hingga pembenahan sistem rujukan dan koordinasi lintas layanan.
Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa setiap layanan kesehatan ibu dan anak berjalan sesuai standar, responsif, dan terintegrasi. Diharapkan hasil AMPSR dapat mendorong perbaikan nyata dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Demak.
Melalui penguatan AMPSR, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak menegaskan kembali komitmennya dalam menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas, aman, dan berkesinambungan bagi ibu dan anak — fondasi utama generasi sehat di masa depan. (Kesmas_Promkes PM)
























