DINKESDA DEMAK MONITORING CKG TERINTEGRASI SPELING DI DESA MANGUNREJO, PERKUAT DETEKSI DINI PENYAKIT

Dinkesda Demak melaksanakan monitoring CKG terintegrasi Speling di Desa Mangunrejo, Kecamatan Kebonagung. Dari 120 sasaran, sebanyak 107 orang mengikuti pemeriksaan dengan temuan skrining berupa hipertensi, diabetes melitus, dan terduga TBC. Yuk, periksa kesehatan secara berkala dan tindak lanjuti hasil skrining sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Dinkesda_Demak terus mendorong peningkatan akses pelayanan kesehatan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Komunitas terintegrasi Speling di Balai Desa Mangunrejo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, pada Rabu, 21 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Talkesmas dan Keswa Bidang Kesehatan Masyarakat bersama Puskesmas Kebonagung.
Monitoring dan evaluasi ini bertujuan memastikan pelaksanaan CKG berjalan optimal, sekaligus mengidentifikasi kendala teknis di lapangan agar dapat segera ditindaklanjuti melalui langkah perbaikan. Kegiatan ini juga menjadi upaya memperluas skrining kesehatan, mengenali faktor risiko penyakit, serta mendorong masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Berdasarkan hasil pelaksanaan, dari 120 orang yang menjadi sasaran, sebanyak 107 orang telah mengikuti pemeriksaan CKG. Hasil skrining mencatat 32 orang dengan temuan hipertensi (HT), 21 orang dengan temuan diabetes melitus (DM), dan 4 orang yang teridentifikasi sebagai terduga tuberkulosis (TBC). Temuan tersebut menjadi dasar penting untuk memberikan edukasi kesehatan dan menentukan tindak lanjut sesuai hasil pemeriksaan serta kondisi masing-masing peserta.
Tim Talkesmas dan Keswa melakukan monitoring terhadap pelaksanaan kegiatan sekaligus mengevaluasi aspek pelayanan yang perlu diperbaiki. Melalui koordinasi dengan Puskesmas Kebonagung, hasil evaluasi diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelaksanaan CKG, mulai dari proses skrining, pencatatan hasil, edukasi faktor risiko, hingga tindak lanjut bagi masyarakat yang memerlukan pemeriksaan lanjutan.
Perwakilan Tim Talkesmas dan Keswa menyampaikan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan bagian penting untuk memastikan layanan skrining memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Melalui CKG, faktor risiko dan indikasi masalah kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga masyarakat dapat memperoleh edukasi serta tindak lanjut sesuai kebutuhan,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan Puskesmas Kebonagung menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kesehatan dan menindaklanjuti hasil pemeriksaan. “Kami mengimbau masyarakat yang memiliki hasil skrining di luar batas normal atau terindikasi mengalami masalah kesehatan agar berkonsultasi dengan tenaga kesehatan dan mengikuti pemeriksaan lanjutan sesuai anjuran,” tuturnya.
Dinkesda Kabupaten Demak mengingatkan bahwa hasil skrining bukan selalu merupakan diagnosis akhir. Peserta dengan temuan hipertensi atau diabetes perlu menjalani penilaian dan pemeriksaan lanjutan sesuai arahan tenaga kesehatan, sedangkan peserta yang terduga TBC perlu mengikuti pemeriksaan diagnostik untuk memastikan status penyakitnya. Deteksi dini yang disertai tindak lanjut tepat diharapkan dapat mencegah keterlambatan penanganan dan mengurangi risiko komplikasi.
Melalui kegiatan Monev CKG terintegrasi Speling di Desa Mangunrejo, Dinkesda Kabupaten Demak berkomitmen memperkuat pelayanan promotif dan preventif serta meningkatkan kualitas deteksi dini penyakit di masyarakat. Kolaborasi antara Dinkesda, puskesmas, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan semakin memperluas akses pelayanan kesehatan dan mendukung terwujudnya masyarakat Demak yang lebih sehat. (Kesmas_PromkesPM)
#DinkesdaDemak #CKG #Speling #CekKesehatanGratis #DeteksiDiniPenyakit #PuskesmasKebonagung #DesaMangunrejo #GERMAS #DemakSehat #KesmasPromkesPM



























