DINKESDA DEMAK GENCARKAN PENEMUAN DINI TBC MELALUI SKRINING X-RAY PORTABLE DI PUSKESMAS KARANGTENGAH

Dinkesda Demak bersama Puskesmas Karangtengah melaksanakan tracing dan skrining TBC terintegrasi CKG menggunakan X-ray portable. Sebanyak 100 orang dari kelompok kontak dan populasi berisiko menjalani skrining untuk mendukung penemuan dini dan tindak lanjut TBC. Bersama, kita tingkatkan kepedulian dan akhiri TBC.
Dinkesda_Demak terus memperkuat upaya penemuan kasus Tuberkulosis (TBC) secara aktif melalui kegiatan Active Case Finding (ACF) TBC yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) menggunakan X-ray portable. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 22 Oktober 2026, pukul 08.00–11.30 WIB di Puskesmas Karangtengah, Kabupaten Demak, melalui skema Swakelola Tipe 2 Kementerian Kesehatan.
Kegiatan ini melibatkan Tim TBC Dinkesda Demak, Tim Puskesmas Karangtengah, dokter spesialis radiologi RSUD Sultan Fatah, dua radiografer dari RSUD Sunan Kalijaga dan RSUD Sultan Fatah, serta kader MSI TBC Demak. Kolaborasi lintas fasilitas kesehatan dan kader masyarakat ini bertujuan memperluas jangkauan skrining, menemukan terduga TBC sedini mungkin, serta memperkuat upaya pencegahan penularan di masyarakat.
Berdasarkan hasil kegiatan, sebanyak 18 kasus indeks TBC dilakukan penelusuran kontak. Dari proses tersebut, berhasil diidentifikasi dan diskrining sebanyak 52 orang kontak serumah maupun kontak erat. Skrining juga dilakukan terhadap 48 orang dari populasi atau kelompok berisiko. Seluruh 52 kontak dan 48 orang dari kelompok berisiko tersebut menjalani pemeriksaan menggunakan X-ray portable.
Hasil skrining mengidentifikasi 10 orang terduga TBC dari kelompok kontak serumah dan kontak erat serta 3 orang dari populasi atau kelompok berisiko. Dengan demikian, terdapat 13 orang terduga TBC yang dilanjutkan ke pemeriksaan TBC sesuai alur diagnostik. Sementara itu, hasil pemeriksaan X-ray menunjukkan 10 orang dengan gambaran yang mengarah pada TBC dan memerlukan tindak lanjut sesuai prosedur pemeriksaan serta penegakan diagnosis.
Perwakilan Tim TBC Dinkesda Demak menyampaikan, “Penemuan kasus secara aktif melalui penelusuran kontak dan skrining kelompok berisiko menjadi langkah penting untuk menemukan terduga TBC lebih dini. Melalui pemeriksaan yang lebih dekat dengan masyarakat, tindak lanjut dapat dilakukan secara lebih terarah.”
Tim Puskesmas Karangtengah juga menyampaikan, “Dukungan dokter spesialis radiologi, radiografer, petugas Puskesmas, dan kader sangat membantu pelaksanaan skrining. Kami mengajak masyarakat yang memiliki riwayat kontak dengan pasien TBC atau masuk kelompok berisiko untuk mengikuti pemeriksaan dan anjuran petugas kesehatan.”
Selain penemuan terduga kasus, kegiatan ini turut mendukung upaya pencegahan TBC melalui Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT). Tercatat sebanyak 29 orang dari kelompok kontak serumah, kontak erat, dan populasi berisiko mulai menjalani TPT sesuai hasil penilaian dan ketentuan pelayanan kesehatan yang berlaku.
Melalui kegiatan ACF TBC terintegrasi CKG dengan dukungan X-ray portable, Dinkesda Demak bersama Puskesmas Karangtengah dan seluruh mitra terus berupaya memperkuat deteksi dini, mempercepat tindak lanjut pemeriksaan, serta meningkatkan pencegahan TBC. Sinergi lintas sektor dan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung upaya penanggulangan TBC menuju Kabupaten Demak yang lebih sehat. (Kesmas_PromkesPM)
#DinkesdaDemak #TBC #AkhiriTBC #ACFTBC #TracingTBC #CKG #XRayPortable #PuskesmasKarangtengah #PencegahanTBC #DemakSehat #PromkesPM



























