DINKESDA DEMAK GELAR TELAAH KIPI, PERKUAT KEAMANAN DAN MUTU PELAYANAN IMUNISASI

Dinkesda Demak menggelar Pertemuan Telaah KIPI bersama Pokja KIPI dan petugas puskesmas untuk memperkuat penelaahan kasus, ketepatan pelaporan, serta tindak lanjut sesuai prosedur demi mendukung keamanan dan mutu pelayanan imunisasi
Dinkesda_Demak melalui Tim Kerja Surveilans dan Imunisasi menyelenggarakan Pertemuan Telaah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) pada Kamis, 15 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di Command Center Dinkesda Kabupaten Demak. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas petugas kesehatan dalam melakukan penelaahan, evaluasi, dan tindak lanjut terhadap laporan KIPI guna mendukung pemantauan keamanan imunisasi di Kabupaten Demak.
Pertemuan diikuti oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkesda, Ketua Tim Surveilans dan Imunisasi, Ketua Pokja KIPI Kabupaten Demak, programmer imunisasi Dinkesda, serta dokter, koordinator imunisasi, petugas surveilans, dan bidan desa dari Puskesmas Bonang II, Guntur II, Karanganyar II, dan Wedung II secara luring. Sementara itu, koordinator imunisasi dan petugas surveilans dari puskesmas se-Kabupaten Demak mengikuti kegiatan secara daring.
Dalam pertemuan tersebut, peserta membahas laporan kasus KIPI dari Puskesmas Bonang II, Guntur II, Karanganyar II, dan Wedung II. Telaah dilakukan melalui pemaparan kronologi kejadian, riwayat imunisasi, gejala yang dilaporkan, serta penanganan yang telah diberikan oleh petugas kesehatan. Pembahasan dipandu oleh Ketua Pokja KIPI Kabupaten Demak, dr. Chatarina Riji Pratiwi, Sp.A., yang memberikan arahan, klarifikasi, dan masukan berdasarkan informasi yang disampaikan masing-masing puskesmas.
Katim Surveilans dan Imunisasi Dinkesda Demak Darto Wahab, S.Kep.Ners, M.M menyampaikan bahwa telaah kasus merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pemantauan keamanan imunisasi. “Melalui pembahasan kasus secara terstruktur, petugas dapat meningkatkan pemahaman mengenai pencatatan, pelaporan, evaluasi, dan tindak lanjut KIPI sesuai prosedur. Setiap laporan perlu ditelaah secara cermat berdasarkan informasi yang tersedia”.
Selain pemaparan kasus, kegiatan juga menjadi ruang diskusi bagi petugas untuk menyampaikan kendala di lapangan, mengklarifikasi informasi, serta membahas langkah tindak lanjut yang diperlukan berdasarkan hasil telaah. Koordinasi antara Dinkesda, Pokja KIPI, dan puskesmas diharapkan dapat mendukung proses pelaporan dan penanganan yang lebih tertib, tepat, serta berkesinambungan.
komunikasi yang baik dan pelaporan yang akurat berperan penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program imunisasi. “Kami mendorong seluruh petugas untuk melaporkan setiap kejadian yang dicurigai sebagai KIPI secara tepat dan melakukan koordinasi sesuai mekanisme yang berlaku. Dengan pemantauan yang baik, mutu pelayanan imunisasi dan respons terhadap laporan dapat terus ditingkatkan,”imbuhnya.
Melalui Pertemuan Telaah KIPI ini, Dinkesda Demak berkomitmen memperkuat kapasitas tenaga kesehatan, meningkatkan kualitas pencatatan dan pelaporan, serta mempererat koordinasi dalam pemantauan keamanan imunisasi. Upaya tersebut diharapkan mendukung pelayanan imunisasi yang berkualitas dan membantu mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap program imunisasi di Kabupaten Demak. (Kesmas_PromkesPM)
#DinkesdaDemak #KIPI #Imunisasi #Surveilans #KeamananImunisasi #PokjaKIPI #Puskesmas #DemakSehat #PromkesPM

























