Dinkesda Demak Gelar Evaluasi PHBS Tanamkan Budaya Hidup Sehat Sejak Dini Di Sekolah Dinkesda_Demak , 5 November 2025 — Dalam rangka memperkuat implementasi perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan pendidikan, Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Seksi Promosi Kesehatan (Promkes) melaksanakan kegiatan Evaluasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Rabu (5/11/2025) bertempat di Ballroom Gedung C lantai 1 Dinkesda Demak. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini diikuti oleh 40 guru dan 40 siswa/siswi SMP/MTS se-Kabupaten Demak, serta Tim Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat (PM) Dinkesda Demak. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam pembinaan dan penguatan program PHBS di tatanan sekolah, yang bertujuan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sejak dini. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan edukasi mengenai indikator PHBS di sekolah, seperti mencuci tangan pakai sabun, menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan sehat, serta aktif dalam kegiatan fisik. Evaluasi juga dilakukan untuk menilai sejauh mana sekolah telah menerapkan perilaku sehat di kalangan siswa maupun tenaga pendidik. “PHBS di sekolah tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, namun menjadi budaya yang harus terus ditanamkan agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” ujar perwakilan Tim Promkes Dinkesda Demak dalam sambutannya. Kegiatan evaluasi ini sekaligus menjadi ajang berbagi pengalaman antar sekolah dalam pelaksanaan program PHBS, serta menjadi dasar bagi Dinkesda Demak untuk menyusun strategi pembinaan lanjutan agar penerapan PHBS di sekolah semakin optimal dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh sekolah di Kabupaten Demak dapat menjadi contoh nyata penerapan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), sekaligus berperan aktif dalam membentuk perilaku hidup sehat di lingkungan keluarga dan masyarakat. (Kesmas_Promkes PM)

Dinkesda_Demak , 3 November 2025 — Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan santri dan mewujudkan lingkungan pesantren yang bersih serta sehat, Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak bersama Kementerian Agama (Kemenag) dan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) melaksanakan penilaian lapangan Evaluasi Upaya Kesehatan Pondok Pesantren (Poskestren) pada Selasa (03/11/2025).
Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai, dengan lokasi penilaian di tiga pondok pesantren, yakni Pondok Pesantren Bahrul Ulum Mijen, Pondok Pesantren Lirboyo Wonosalam, dan Pondok Pesantren Al Bahroniyah.
Tim pelaksana dari Bidang Kesehatan Masyarakat Seksi Promosi Kesehatan (Promkes) dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkesda Kabupaten Demak bersama perwakilan dari Kemenag serta FKPP melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan kesehatan di lingkungan pondok pesantren.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan, monitoring, dan evaluasi berkelanjutan terhadap Poskestren (Pos Kesehatan Pesantren) sebagai salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) di lingkungan pesantren. Poskestren berperan penting dalam menumbuhkan kesadaran dan kemandirian santri serta masyarakat sekitar untuk berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Dalam pelaksanaannya, Poskestren mengedepankan prinsip “dari, oleh, dan untuk warga pondok pesantren”, dengan menitikberatkan pada pelayanan promotif dan preventif, tanpa mengabaikan aspek kuratif dan rehabilitatif. Melalui pembinaan oleh puskesmas setempat, diharapkan kegiatan ini dapat mendorong terbentuknya lingkungan pesantren yang sehat, produktif, dan berdaya dalam bidang kesehatan.
“Evaluasi ini penting untuk memastikan setiap pondok pesantren memiliki peran aktif dalam mengelola Poskestren secara mandiri, sekaligus memperkuat sinergi antara sektor kesehatan dan keagamaan,” ujar perwakilan Tim Promkes Dinkesda Demak.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pondok pesantren di Kabupaten Demak semakin siap menjadi pelopor penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta menjadi contoh nyata pelaksanaan gerakan kesehatan berbasis masyarakat di lingkungan pendidikan keagamaan. (Kesmas_Promkes PM)
























