Dinkesda Demak Dorong Penguatan SAKIP untuk Percepat Penurunan AKI

Desk Evaluasi SAKIP 2026 menjadi momentum memperkuat kinerja Dinkesda Demak agar semakin terukur, berbasis hasil, dan memberikan dampak nyata. Dengan fokus pada akselerasi penurunan AKI, setiap program dan intervensi diarahkan untuk mendukung penurunan kesakitan dan kematian serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Kabupaten Demak.
Dinkesda_Demak memperkuat komitmen terhadap penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) melalui Desk Evaluasi SAKIP 2026 yang diselenggarakan oleh Inspektorat Daerah, Senin (5/10/2026), di Hotel Horison Kudus. Kegiatan mengusung tema “Penguatan SAKIP untuk Mendorong Kinerja Perangkat Daerah yang Terukur dan Berdampak” sebagai bagian dari upaya memastikan kinerja perangkat daerah semakin terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan diikuti oleh Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, para Kepala Bidang, Kasubbag Program, serta staf Subbag Program Dinkesda Demak. Dalam desk evaluasi tersebut, masing-masing perangkat daerah memaparkan isu strategis, permasalahan dan risiko yang dihadapi, strategi mitigasi, serta hasil evaluasi pengelolaan risiko. Paparan Dinkesda Demak disampaikan oleh Kepala Dinas dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama panelis dari Inspektorat Daerah, Bapperida, Orpeg, dan Atpem.
Dalam evaluasi tersebut, Dinkesda Demak mengangkat isu strategis “Akselerasi Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) melalui Penguatan Kinerja Berorientasi Hasil”. Isu tersebut menjadi perhatian penting karena penurunan AKI membutuhkan intervensi yang terintegrasi, mulai dari penguatan pelayanan kesehatan ibu, peningkatan deteksi risiko, penguatan tata laksana, hingga efektivitas sistem rujukan.
Arah kinerja tersebut diturunkan dari tujuan strategis Dinkesda Demak, yaitu “Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat” dengan indikator makro Usia Harapan Hidup (UHH). Selanjutnya, tujuan tersebut diterjemahkan ke dalam sasaran strategis “Menurunnya Kematian dan Kesakitan”, dengan salah satu fokus utama berupa percepatan penurunan AKI.
Data penyebab AKI tahun 2025 menunjukkan hipertensi sebagai salah satu penyebab terbanyak. Kondisi tersebut kemudian menjadi bagian penting dalam penyusunan pohon kinerja Dinkesda Demak, sehingga intervensi tidak hanya diarahkan pada pencapaian output kegiatan, tetapi juga pada perubahan hasil yang berkontribusi terhadap penurunan kematian dan kesakitan.
“SAKIP harus mampu menjawab bagaimana setiap program dan kegiatan memberikan kontribusi terhadap sasaran pembangunan kesehatan. Karena itu, kami tidak hanya melihat berapa banyak kegiatan yang dilaksanakan, tetapi bagaimana intervensi tersebut menghasilkan perubahan dan berdampak terhadap masyarakat,” ujar dr. Ali Maimun, M.Kes Kadinkesda Demak.
Pendekatan kinerja berbasis hasil tersebut menempatkan penurunan AKI sebagai salah satu outcome penting dalam pembangunan kesehatan daerah. Berbagai program dan kegiatan diarahkan untuk memperkuat faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keselamatan ibu, terutama dalam pencegahan, deteksi dini, tata laksana, dan respons terhadap kehamilan berisiko.
“Penguatan pohon kinerja menjadi penting agar seluruh jajaran memiliki arah yang sama. Dari ultimate outcome berupa peningkatan Usia Harapan Hidup, kita dorong intermediate outcome berupa penurunan angka kesakitan dan kematian, yang kemudian diterjemahkan ke dalam intervensi konkret dan terukur,” tambah Kasubbag Program Dinkesda Demak Imawan Dwi Saputra, S.Kep., Ners., M.H. .
Desk Evaluasi SAKIP 2026 menjadi momentum bagi Dinkesda Demak untuk melakukan evaluasi terhadap keterkaitan antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan program, pengelolaan risiko, hingga pencapaian kinerja. Dengan pendekatan tersebut, setiap sumber daya yang digunakan diharapkan semakin fokus pada pencapaian target pembangunan kesehatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui penguatan SAKIP, Dinkesda Demak terus mendorong transformasi tata kelola kinerja dari sekadar berorientasi pada pelaksanaan kegiatan menjadi kinerja yang berorientasi pada hasil dan dampak. Akselerasi penurunan AKI menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Kabupaten Demak. (Kesmas_PromkesPM)
#DinkesdaDemak #SAKIP2026 #AkuntabilitasKinerja #KinerjaBerorientasiHasil #PenurunanAKI #KesehatanIbu #KesehatanMasyarakat #UsiaHarapanHidup #PengelolaanRisiko #TataKelolaPemerintahan #PromkesPM

























