Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak Bekali Kader Kesehatan Remaja dengan Pelatihan Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP), Wujudkan Generasi Remaja yang Tangguh, Peduli, dan Sehat Mental

Dinkesda_Demak – Dalam upaya memperkuat layanan kesehatan jiwa berbasis masyarakat dan meningkatkan kapasitas remaja sebagai agen peduli kesehatan mental, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Tim Talkesmas Kesehatan Jiwa (Keswa) Bidang Kesehatan Masyarakat menggelar kegiatan Sosialisasi Pertolongan Pertama Pada Luka Psikologis (P3LP) pada Kamis, 16 Oktober 2025 bertempat di Ballroom Wakil Bupati Demak Lantai 1.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 11.30 WIB ini diikuti oleh 84 Kader Kesehatan Remaja (KKR) yang merupakan perwakilan dari siswa SMA dan SMK di seluruh wilayah Kabupaten Demak. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Talkesmas Keswa beserta jajaran Tim Talkesmas Keswa Bidang Kesmas sebagai narasumber dan fasilitator.
Dalam paparannya, Ketua Tim Talkesmas Keswa Adi Saputra, S,Kep, Ners. menyampaikan bahwa P3LP (Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis) merupakan upaya awal yang dapat dilakukan oleh masyarakat, terutama remaja, untuk membantu teman sebaya atau individu lain yang mengalami tekanan mental, stres, kecemasan, atau trauma psikologis sebelum mendapatkan pendampingan profesional.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali para Kader Kesehatan Remaja agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan empati dalam mengenali tanda-tanda luka psikologis serta mampu memberikan pertolongan pertama secara tepat dan manusiawi,” ujarnya.
Kegiatan ini berlangsung interaktif, dengan sesi diskusi, simulasi, dan studi kasus yang melibatkan para peserta secara aktif. Para Kader Kesehatan Remaja diajak untuk memahami berbagai bentuk luka psikologis yang umum terjadi di kalangan remaja, seperti tekanan akademik, perundungan (bullying), konflik keluarga, hingga masalah pertemanan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para KKR dapat menjadi ujung tombak penerapan P3LP di sekolah dan komunitas remaja, serta turut berperan dalam menciptakan lingkungan yang ramah kesehatan jiwa, inklusif, dan saling peduli.
Salah satu peserta dari SMK di Kecamatan Karanganyar mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat dan membuka wawasan baru tentang pentingnya kesehatan mental di kalangan remaja.
“Selama ini kami lebih fokus pada kesehatan fisik, ternyata luka batin juga butuh pertolongan. Dengan pelatihan ini, kami jadi tahu cara membantu teman yang sedang stres atau punya masalah tanpa menghakimi,” ungkapnya antusias.
Melalui kegiatan seperti ini, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak menegaskan komitmennya untuk terus memperluas edukasi dan pemberdayaan remaja di bidang kesehatan jiwa, selaras dengan misi mewujudkan masyarakat Demak yang sehat, peduli, dan berdaya menghadapi tantangan kesehatan mental di era modern. (Kesmas_Promkes PM)
























