Dinas Kesehatan Daerah Demak Gelar Skrining TB dan Pemeriksaan Spirometri untuk Anggota Satlantas

Dinkesda_Demak , 12 November 2025 — Dalam rangka meningkatkan deteksi dini penyakit Tuberkulosis (TB) dan gangguan pernapasan, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak bersama lintas sektor melakukan kegiatan Active Case Finding menggunakan Portable X-Ray dan pemeriksaan spirometri. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 12 November 2025, pukul 08.00 hingga 13.00 WIB di Kantor Satlantas Polres Demak, dengan target peserta sebanyak 80 personil Satlantas.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2), Tim P2PM & PL, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Radiografer RSUD Sunan Kalijaga, serta tim dari Puskesmas Wonosalam II, Puskesmas Kebonagung, Puskesmas Mranggen III dan Mentari Sehat Indonesia Kabupaten Demak.
Skrining dilakukan melalui beberapa tahapan, yakni:
- Registrasi peserta
- Skrining gejala TB
- Pemeriksaan X-Ray portable
- Pembacaan hasil menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI)
- Konsultasi dokter
- Pemeriksaan spirometri
Dari hasil skrining, seluruh peserta dinyatakan bebas dari dugaan Tuberkulosis aktif berdasarkan hasil X-Ray portable. Sementara dari pemeriksaan spirometri, sebanyak 72 peserta dinyatakan bukan penderita PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik). Hasil tersebut menunjukkan kondisi kesehatan pernapasan anggota Satlantas Kabupaten Demak secara umum dalam keadaan baik.
Kepala Bidang P2 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penanganan TB secara proaktif dengan menyasar kelompok berisiko, terutama kelompok pekerja dengan mobilitas tinggi seperti anggota kepolisian.
“Skrining ini tidak hanya penting untuk deteksi dini TB, tetapi juga untuk mengedukasi peserta mengenai kesehatan paru dan pencegahan penyakit pernapasan. Kami ingin masyarakat terlindungi dari penyakit menular seperti TB, melalui layanan yang lebih cepat, inovatif, dan dekat dengan masyarakat,” ujar Kepala Bidang P2.
Selain sebagai upaya preventif, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antar lembaga dalam implementasi program prioritas nasional, khususnya eliminasi Tuberkulosis tahun 2030. (Kesmas_Promkes PM)
























