AMPSR Kabupaten Demak Perkuat Evaluasi Pelayanan untuk Tekan Risiko Kematian Ibu dan Bayi

AMPSR Tingkat Kabupaten Demak menjadi ruang bersama untuk mengevaluasi pelayanan, menemukan faktor yang perlu diperbaiki, dan memperkuat respons terhadap risiko pada ibu dan bayi. Dengan kolaborasi lintas fasilitas pelayanan kesehatan, setiap rekomendasi diharapkan dapat ditindaklanjuti secara nyata demi pelayanan maternal dan neonatal yang semakin aman, bermutu, dan berkesinambungan
Dinkesda_Demak terus memperkuat upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan ibu dan bayi melalui kegiatan Audit Maternal Perinatal Surveilans dan Respons (AMPSR) Tingkat Kabupaten yang dilaksanakan di RSUD Sunan Kalijaga, Rabu (23/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya evaluasi terhadap kasus kematian ibu dan bayi sekaligus menyusun langkah perbaikan pelayanan secara berkelanjutan.
Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak, Direktur RSUD Sunan Kalijaga, jajaran Dinkesda, manajemen dan tenaga medis RSUD Sunan Kalijaga, Kepala Puskesmas Wedung I dan Puskesmas Demak III, serta Tim Kesga Gizi. Pertemuan juga melibatkan dokter spesialis, tenaga kesehatan ruang IGD, VK, ICU, Tim AMPSR dan Tim Mutu RSUD Sunan Kalijaga.
AMPSR merupakan pendekatan sistematis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi melalui audit terhadap kematian ibu dan bayi serta respons terhadap temuan kasus. Proses audit dilakukan untuk mengidentifikasi akar masalah secara medis tanpa mencari kesalahan, kemudian menghasilkan rekomendasi yang dapat digunakan sebagai dasar perbaikan pelayanan.
Dalam pertemuan tersebut, dilakukan pembahasan berbagai aspek pelayanan, khususnya penanganan kondisi kegawatdaruratan maternal. Hasil pembahasan menghasilkan sejumlah rekomendasi, antara lain pemenuhan alat kesehatan berupa Vena Detector dan CTG di rumah sakit, penerapan infus tiga jalur pada kondisi gawat darurat terutama kasus perdarahan pascapersalinan (HPP), serta pelaksanaan drill emergency secara rutin bagi tenaga kesehatan.
Selain itu, diperlukan peninjauan kembali SOP penanganan HPP dan hepatitis pada ibu hamil maupun ibu pascapersalinan di rumah sakit. Pertemuan juga merekomendasikan penyusunan pedoman teknis tata laksana ibu hamil dengan hepatitis di Kabupaten Demak serta penguatan edukasi kepada ibu hamil dengan hepatitis, termasuk pencatatan hasil pemeriksaan dokter puskesmas dan dokter spesialis obstetri dan ginekologi pada buku KIA.
Melalui pelaksanaan AMPSR secara berkesinambungan, Dinkesda Demak bersama fasilitas pelayanan kesehatan terus mendorong penguatan koordinasi, peningkatan kepatuhan terhadap standar pelayanan, serta tindak lanjut rekomendasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan ibu dan bayi di Kabupaten Demak. (Kesmas_PromkesPM)
#DinkesdaDemak #AMPSR #KesehatanIbuDanAnak #KesgaGizi #KesehatanIbu #KesehatanBayi #MutuPelayananKesehatan #KeselamatanPasien #RSUDSunanKalijaga #DemakSehat

























