ACF TBC TERINTEGRASI CKG DI RUTAN DEMAK PERKUAT DETEKSI DINI.

Deteksi dini menjadi langkah penting dalam memutus rantai penularan TBC. Melalui skrining, pemeriksaan lanjutan, penanganan terduga, dan perlindungan bagi kontak erat, bersama kita wujudkan lingkungan yang lebih sehat dan bebas TBC.
Dinkesda_Demak melalui Program TBC, Tim Kerja P2PM dan PL, Bidang P2P melaksanakan kegiatan tracing Tuberkulosis (TBC) terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan metode Active Case Finding (ACF) menggunakan X-ray Portable bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Kabupaten Demak, Rabu (23/9/2026). Kegiatan berlangsung pukul 08.30–12.00 WIB sebagai bagian dari upaya memperkuat deteksi dini dan memutus rantai penularan TBC.
Kegiatan melibatkan Ketua Tim P2PM dan PL, Tim Rutan Kelas IIB Demak, Tim TBC Dinkesda, Kepala Puskesmas beserta tim dari Puskesmas Demak I dan Puskesmas Wonosalam I, Dokter Spesialis Radiologi RSUD Sunan Kalijaga, empat radiografer dari RSUD Sunan Kalijaga dan RSUD Sultan Fatah, serta Kader Mentari Sehat Indonesia (MSI) TBC Demak.
Pemeriksaan diawali dengan pelaksanaan CKG bagi WBP Rutan Kelas IIB Demak. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan menggunakan X-ray Portable sebagai bagian dari strategi ACF untuk menemukan secara lebih dini kondisi yang memerlukan pemeriksaan TBC lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan X-ray, terdapat 3 orang yang hasil pemeriksaannya mengarah ke TBC. Ketiga orang tersebut kemudian diarahkan untuk menjalani pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) guna memperoleh pemeriksaan lebih lanjut. Hasil X-ray tersebut merupakan hasil skrining dan belum dapat disebut sebagai diagnosis TBC sebelum adanya pemeriksaan lanjutan.
“Integrasi CKG dengan ACF memungkinkan proses skrining kesehatan dilakukan secara lebih menyeluruh. Ketika ditemukan hasil pemeriksaan yang mengarah ke TBC, terduga dapat segera diarahkan untuk pemeriksaan lanjutan sehingga proses penemuan kasus dapat dilakukan lebih cepat,” ujar Tim TBC Dinkesda Demak.
Selain penemuan terduga, kegiatan juga menyiapkan langkah pencegahan bagi kontak erat apabila hasil pemeriksaan lanjutan mengonfirmasi adanya kasus TBC. Rencana pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) disiapkan bagi kontak erat dari 3 kasus positif TBC pada WBP yang berada di tiga kamar berbeda, dengan perkiraan sasaran sekitar 90 orang.
“Pencegahan penularan menjadi bagian penting dalam penanggulangan TBC. Karena itu, kontak erat perlu menjadi perhatian untuk dilakukan skrining dan tindak lanjut sesuai hasil pemeriksaan, termasuk persiapan pemberian TPT apabila memenuhi indikasi,” ungkap Tim Pelaksana Program TBC.
Rencana pemberian TPT tersebut masih dalam tahap konfirmasi jumlah sasaran secara keseluruhan serta persiapan dan distribusi logistik TPT ke Rutan Kelas IIB Kabupaten Demak. Langkah tersebut menjadi bagian dari kesinambungan penanganan, mulai dari penemuan terduga, pemeriksaan lanjutan, hingga upaya pencegahan pada kontak erat.
Melalui pelaksanaan ACF TBC terintegrasi CKG dan pemeriksaan X-ray Portable, Dinkesda Demak terus memperkuat upaya penemuan kasus secara aktif, pemeriksaan lanjutan, serta pencegahan penularan TBC di lingkungan berisiko sebagai bagian dari pengendalian TBC di Kabupaten Demak. (Kesmas_PromkesPM)
#DinkesdaDemak #ACFTBC #TBC #Tuberkulosis #CKG #CekKesehatanGratis #XrayPortable #DeteksiDiniTBC #TPT #P2P #KesehatanMasyarakat #DemakSehat #RutanDemak

























