DINKESDA DEMAK PERKUAT KOORDINASI PENGENDALIAN DIABETES MELITUS DAN HIPERTENSI

Dinkesda Demak memperkuat koordinasi pengendalian diabetes melitus dan hipertensi bersama 27 programmer PTM Puskesmas dan enam programmer PTM rumah sakit. Kolaborasi lintas fasilitas kesehatan menjadi langkah penting untuk memperkuat deteksi dini, pemantauan, dan kesinambungan pelayanan PTM di Kabupaten Demak.
Dinkesda_Demak melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), khususnya Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), menyelenggarakan Pertemuan Koordinasi PTM pada Selasa, 13 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Eks Keuangan. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Bidang P2P, Ketua Tim P2PTM, Tim P2PTM, 27 programmer PTM Puskesmas, serta enam programmer PTM rumah sakit di Kabupaten Demak.
Pertemuan ini berfokus pada penguatan koordinasi dan upaya pengendalian penyakit tidak menular, khususnya diabetes melitus dan hipertensi. Kedua penyakit tersebut memerlukan perhatian berkelanjutan melalui deteksi dini, pemantauan kondisi kesehatan, edukasi perubahan perilaku, serta kesinambungan pelayanan di fasilitas kesehatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala Bidang P2P, dilanjutkan pemaparan materi oleh Ketua Tim P2PTM dan penyampaian materi dari programmer PTM Kabupaten Demak. Sesi diskusi dan tanya jawab menjadi kesempatan bagi peserta untuk bertukar informasi, membahas tantangan pelaksanaan program, serta memperkuat pemahaman mengenai pengendalian diabetes melitus dan hipertensi. Kegiatan kemudian ditutup setelah seluruh rangkaian acara selesai.
Kabid P2PTM Heri Winarno, SKM, M.Kes Dinkesda Demak menyampaikan bahwa koordinasi lintas fasilitas kesehatan diperlukan untuk menyelaraskan pelaksanaan program di lapangan. “Melalui pertemuan ini, kami berharap seluruh programmer PTM memiliki pemahaman yang selaras mengenai upaya pengendalian diabetes melitus dan hipertensi, mulai dari deteksi dini hingga pemantauan dan tindak lanjut pelayanan,” ujarnya.
Selain penyampaian materi, forum koordinasi ini juga mendorong penguatan komunikasi antara Puskesmas dan rumah sakit agar upaya pengendalian PTM dapat berjalan lebih terintegrasi. Pertukaran pengalaman dan pembahasan kendala di lapangan diharapkan membantu meningkatkan kualitas pelaksanaan program sesuai kebutuhan masyarakat.
Ketua tim pelaksana Karjono, SKM, M.M menambahkan bahwa pengendalian PTM membutuhkan keterlibatan tenaga kesehatan dan dukungan masyarakat secara berkelanjutan. “Kami mendorong agar koordinasi yang telah terbangun ditindaklanjuti melalui kegiatan nyata di fasilitas kesehatan, termasuk edukasi pola hidup sehat, pemeriksaan kesehatan secara berkala, dan tindak lanjut bagi masyarakat yang memerlukan pelayanan,” ungkapnya.
Melalui Pertemuan Koordinasi PTM ini, Dinkesda Demak terus memperkuat sinergi antara Puskesmas dan rumah sakit dalam pengendalian diabetes melitus dan hipertensi. Upaya tersebut diharapkan mendukung peningkatan deteksi dini, kesinambungan pelayanan, serta pengendalian faktor risiko penyakit tidak menular di Kabupaten Demak.
(Kesmas_PromkesPM)
#DinkesdaDemak #P2P #P2PTM #PenyakitTidakMenular #DiabetesMelitus #Hipertensi #DeteksiDini #Puskesmas #RumahSakit #DemakSehat #PromkesPM

























