DINKESDA DEMAK PERKUAT KEWASPADAAN KLB DAN WABAH MELALUI EDUKASI CAMPAK DI PILANGWETAN

Kenali gejalanya, lengkapi imunisasinya, dan segera laporkan jika ditemukan gejala yang mencurigakan. Bersama kader kesehatan, sekolah, pondok pesantren, Puskesmas, dan masyarakat, mari perkuat kewaspadaan terhadap campak dan penyakit potensial KLB/wabah.
Dinkesda_Demak melalui Tim Surveilans dan Imunisasi melaksanakan Sosialisasi Penyakit Potensial Kejadian Luar Biasa (KLB)/Wabah dan Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I), Kamis (8/10/2026), mulai pukul 08.30 WIB di Embung Desa Pilangwetan. Kegiatan ini melibatkan perwakilan sekolah KB/PAUD/SD/MI, kader kesehatan dari Desa Pilangwetan, Prigi, dan Solowire, perwakilan pondok pesantren di wilayah Desa Pilangwetan, serta Puskesmas Kebonagung.
Sosialisasi dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit campak, termasuk pengenalan penyakit dan tata laksananya. Kegiatan juga dilanjutkan dengan analisis situasi kasus campak di Kabupaten Demak sebagai upaya memperkuat pemahaman peserta mengenai pentingnya deteksi dini, pencegahan penularan, serta pelaporan apabila ditemukan kasus yang dicurigai.
“Peningkatan pemahaman kader, sekolah, pondok pesantren, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kewaspadaan terhadap penyakit campak. Dengan mengenali gejala dan memahami langkah yang perlu dilakukan, masyarakat dapat segera berkoordinasi dengan tenaga kesehatan apabila menemukan kondisi yang mencurigakan,” ujar Tim Surveilans dan Imunisasi Dinkesda Demak.
Selain membahas campak, peserta juga mendapatkan sosialisasi mengenai penyakit potensial KLB/wabah lainnya yang perlu diwaspadai. Keterlibatan berbagai unsur masyarakat diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan koordinasi lintas sektor, terutama dalam menyampaikan informasi kesehatan, mendukung surveilans, dan mendorong upaya pencegahan di lingkungan masing-masing.
“Pencegahan dan pengendalian penyakit membutuhkan peran bersama. Dukungan kader kesehatan, sekolah, pondok pesantren, pemerintah desa, dan Puskesmas sangat diperlukan agar kewaspadaan dini dan pelaporan dapat berjalan dengan baik,” ungkap Tim Surveilans dan Imunisasi Dinkesda Demak.
Penguatan kewaspadaan campak dan PD3I sejalan dengan upaya Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan surveilans, deteksi dini, dan cakupan imunisasi untuk menekan risiko penularan serta kejadian KLB. Masyarakat juga diimbau memastikan imunisasi anak sesuai jadwal dan segera menghubungi fasilitas pelayanan kesehatan apabila anak mengalami demam disertai ruam yang dicurigai sebagai campak.
Melalui kegiatan sosialisasi di Desa Pilangwetan, Dinkesda Demak terus mendorong kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan pengetahuan, memperkuat kewaspadaan dini, dan mendukung pencegahan penyebaran penyakit potensial KLB/wabah di masyarakat. (Kesmas_PromkesPM)
#DinkesdaDemak #Surveilans #Imunisasi #PD3I #Campak #KLB #Wabah #KewaspadaanDini #KaderKesehatan #PuskesmasKebonagung #Pilangwetan #PromkesPM

























