Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak Lakukan Monev Pemberdayaan Masyarakat di MIN 4 Karanganyar dan Puskesmas Karanganyar II. Visitasi Lapangan dan Diskusi Program Dukung Penguatan Peran Masyarakat dalam Kesehatan

Dinkesda_Demak — Sebagai upaya memastikan kualitas dan efektivitas program pemberdayaan masyarakat, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Subid Promosi Kesehatan melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada Selasa, 25 November 2025. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, dengan lokasi visitasi di MIN 4 Karanganyar dan Puskesmas Karanganyar II.
Monev ini dilaksanakan untuk melihat langsung pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di lapangan, sekaligus mengidentifikasi permasalahan, tantangan, dan kebutuhan yang muncul dalam implementasi program.
Kegiatan Monev melibatkan unsur pelaksana program pemberdayaan masyarakat di tingkat sekolah dan layanan kesehatan, yaitu:
- Puskesmas Karanganyar II
- MIN 4 Karanganyar
- Posyandu
Keterlibatan sekolah, puskesmas, dan posyandu menunjukkan pentingnya pendekatan kolaboratif dalam memastikan program pemberdayaan masyarakat berjalan optimal dan menyentuh sasaran.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan visitasi langsung ke titik kegiatan pemberdayaan masyarakat. Di MIN 4 Karanganyar, tim meninjau aktivitas UKS, pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat, serta peran guru dan siswa dalam mendukung program kesehatan. Sementara di Puskesmas Karanganyar II, tim menggali pelaksanaan program promosi kesehatan, edukasi masyarakat, dan penguatan jejaring dengan posyandu.
Diskusi dilakukan untuk memetakan kendala dan hambatan seperti kebutuhan peningkatan kapasitas kader, keterbatasan sarana edukasi, serta perlunya penguatan kolaborasi lintas sektor.
Monev menjadi langkah penting untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan ini, tim dapat menemukan solusi yang lebih tepat, sesuai dengan kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat.
Program pemberdayaan yang dimonitor meliputi aktivitas edukasi kesehatan, partisipasi masyarakat, pelibatan kader posyandu, hingga pola kolaborasi antara puskesmas, sekolah, dan masyarakat.
“Dengan adanya Monev, kita dapat memetakan kebutuhan sebenarnya di lapangan sehingga program pemberdayaan masyarakat lebih efektif dan berkelanjutan,” ujar perwakilan tim dari Subid Promkes.
Visitasi dan diskusi dalam Monev ini memberikan gambaran nyata mengenai kekuatan dan kelemahan program, sehingga dapat dilakukan perbaikan dalam perencanaan maupun pelaksanaan. Selain itu, kegiatan ini membantu memastikan bahwa program pemberdayaan masyarakat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh sasaran.
Dengan pelaksanaan Monev secara berkala, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak berharap program pemberdayaan masyarakat dapat terus meningkat dari sisi kualitas maupun efektivitas. Kolaborasi antara puskesmas, sekolah, dan posyandu menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan berdaya.
Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Bidang Kesmas – Subid Promosi Kesehatan, yang berkomitmen memperkuat edukasi kesehatan dan partisipasi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Demak. (Kesmas_Promkes PM)



























