SBH Demak Mantapkan Aksi Remaja Lawan Bahaya Rokok di Sekolah, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak Gelar Technical Meeting Virtual untuk Saka Bhakti Husada se-Kabupaten

Dinkesda_Demak – Upaya pemberdayaan remaja dalam gerakan hidup sehat terus digalakkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Demak. Melalui wadah Saka Bhakti Husada (SBH) Cabang Demak, kegiatan Zoom Meeting Teknis Pelaksanaan Peningkatan Kapasitas Remaja melalui SBH dalam Giat Promosi Massif Bahaya Rokok di Institusi Pendidikan dilaksanakan pada Kamis (9/10/2025) mulai pukul 09.00 WIB bertempat di Ruang Podcast Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak.
Kegiatan yang digelar secara virtual ini diikuti oleh Tim SBH Cabang Demak dan Pamong Pangkalan SBH dari 27 Puskesmas se-Kabupaten Demak.
Kegiatan Technical Meeting (TM) ini bertujuan untuk mengkoordinasikan, menyamakan persepsi, sebelum pelaksanaan kegiatan di seluruh pangkalan SBH yang tersebar di setiap puskesmas.
Selain itu, TM juga menjadi ajang bagi pamong dan dewan saka untuk memperkuat strategi pelaksanaan promosi masif tentang bahaya rokok di lingkungan sekolah dan madrasah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap pangkalan SBH memiliki pemahaman yang sama dalam menggerakkan remaja agar menjadi agen perubahan yang mampu menolak rokok dan menciptakan lingkungan sekolah yang sehat,” ujar Indanaa Luthfiani, S.ST, S.Kep.Ners. dari SBH Cabang Dinas Kesehatan Daerahn Kabupaten Demak.
SBH Cabang Demak terus berkomitmen untuk mendorong peran aktif remaja dalam promosi kesehatan, khususnya dalam isu pencegahan perilaku merokok. Melalui kegiatan promosi massif ini, para anggota SBH akan melaksanakan penyuluhan dan monitoring implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di berbagai institusi pendidikan.
Dalam pelaksanaannya, Pamong Saka dan Dewan Saka di setiap pangkalan puskesmas akan menjadi ujung tombak yang mendampingi pelajar dalam memahami bahaya rokok, dampaknya terhadap kesehatan, serta upaya menciptakan lingkungan sekolah bebas asap rokok.
“Remaja adalah sasaran sekaligus pelaku perubahan. Jika mereka memahami bahaya rokok dan bisa mengedukasi teman sebaya, maka gerakan hidup sehat akan semakin kuat di sekolah,” ujar salah satu pamong SBH.

Selain edukasi, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan sekolah dan madrasah. Melalui pendekatan promotif dan edukatif, SBH diharapkan dapat menjadi mitra strategis puskesmas dalam mengawal pelaksanaan KTR, sesuai amanat Peraturan Daerah dan kebijakan kesehatan nasional.
Kegiatan TM berjalan lancar dan interaktif. Para pamong dan peserta aktif berdiskusi terkait strategi komunikasi remaja, metode penyuluhan kreatif, serta pelibatan sekolah dalam gerakan anti-rokok.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan kapasitas remaja dan kader SBH sebagai agen perubahan perilaku hidup sehat.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di koordinasi saja, tetapi benar-benar diwujudkan dalam aksi nyata di sekolah-sekolah. SBH harus menjadi pelopor remaja sehat, cerdas, dan bebas rokok,” tutup Sofiyatun, S.KM. Programer KTR dari Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Demak.
Kegiatan berakhir dengan sesi foto bersama secara virtual dan penegasan komitmen bersama untuk terus menggaungkan pesan ‘Remaja Sehat, Indonesia Hebat Tanpa Rokok’ di seluruh institusi pendidikan di Kabupaten Demak. (Kesmas_Promkes PM)
























