Dinkesda Demak Laksanakan Monitoring BIAS 2025 di SD/MI Lindungi Anak dari Penyakit Menular dengan Imunisasi Lanjutan

Dinkesda_Demak – Dinas Kesehatan Daerah Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) melaksanakan kegiatan Monitoring Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) pada 4–8 Agustus 2025 di berbagai SD dan MI se-Kabupaten Demak. Kegiatan ini dilaksanakan di belasan sekolah, antara lain SDN Jogoloyo, MI Miftahul Ulum Wonosalam, SDN Ngaluran 1 & 3, hingga SDN Turirejo 1, 2, & 3.
Monitoring dilakukan oleh Kabid P2P Dinkesda, bersama Tim Kerja Surveilans dan Imunisasi, serta didukung tenaga kesehatan dari puskesmas (Wonosalam 1, Karanganyar 2, Sayung 1, Guntur 1, Dempet, dan Demak 2).
BIAS merupakan program nasional yang rutin digelar dua kali setahun, di bulan Agustus dan November. Tujuannya adalah memastikan anak-anak usia sekolah dasar memperoleh imunisasi lanjutan untuk mencegah penyakit berbahaya, terutama tetanus, difteri, campak-rubela, serta HPV (Human Papilloma Virus).
Jenis vaksin yang diberikan disesuaikan dengan jenjang kelas. Untuk siswa kelas 1 SD diberikan vaksin Campak-Rubela, sedangkan siswi kelas 5 memperoleh vaksin HPV. Bagi siswi kelas 6 yang belum menerima vaksin HPV pada tahun sebelumnya, juga menjadi sasaran dalam program ini.
Kabid P2P Dinkesda Kabupaten Demak Heri Winarno, SKM, M.Kes menyampaikan bahwa imunisasi ini sangat penting untuk membentuk kekebalan kelompok.
“Melalui program BIAS, kita ingin memastikan generasi muda Demak tumbuh sehat, terlindungi dari penyakit menular yang dapat dicegah dengan imunisasi. Dukungan orang tua, guru, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menyukseskan kegiatan ini,” ungkapnya.
Dengan adanya monitoring BIAS, diharapkan cakupan imunisasi di Kabupaten Demak dapat semakin optimal, sekaligus menjadi upaya nyata dalam menurunkan risiko penyakit menular yang berbahaya bagi anak-anak. (Kesmas_Promkes PM)



























