909. PSC 119 Demak Evakuasi Jenazah dari Kali Kanal Serangan Bonang Respons Cepat Layanan LATANZA, Identifikasi Berjalan Lancar

Dinkesda_Demak — Layanan Ambulans Jenazah (LATANZA) PSC 119 Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak kembali menunjukkan respons cepat dan profesional dalam penanganan kedaruratan. Pada Senin, 8 Desember 2025, tim menerima laporan dari BPBD Demak terkait penemuan seorang jenazah pria yang mengapung di Kali Kanal, Desa Serangan, Kecamatan Bonang, Demak.
Mendapatkan laporan pada pukul 15.40 WIB, tim PSC 119 bergerak dengan respon time hanya 2 menit, kemudian berkoordinasi dengan jajaran Polsek Bonang, Koramil Bonang, Tim Inafis Polres Demak, tenaga kesehatan Puskesmas Bonang 2, serta BPBD Demak untuk proses evakuasi.
Jenazah ditemukan mengenakan baju batik coklat dan celana training, kemudian dievakuasi menggunakan Mobil APV Jenazah DES PSC 119. Upaya ini dilanjutkan dengan proses identifikasi di ruang Forensik RSUD Sunan Kalijaga Demak.
Hasil identifikasi menunjukkan bahwa korban adalah Sdr. H.S (21 tahun), warga Krapyak Tengah RT 07 RW 12, Demak, yang sebelumnya berpamitan kepada ibunya pada hari Minggu siang. Informasi tambahan dari pihak keluarga menyebutkan bahwa korban terakhir bekerja sebagai cleaning service di Labkesda Demak.
Agus Wahyudin, S.Kep., Ners, menyampaikan bahwa koordinasi multipihak menjadi kunci kelancaran penanganan kasus ini. “Kami mengutamakan kecepatan dan ketelitian dalam setiap pelayanan. Koordinasi dengan kepolisian, TNI, BPBD, dan tim forensik sangat membantu proses identifikasi berjalan lancar dan tertib,” ujarnya.
Agus menegaskan bahwa PSC 119 Demak melalui layanan LATANZA akan terus memberikan pelayanan 24 jam untuk evakuasi, penanganan jenazah, serta permohonan masyarakat yang membutuhkan layanan kedaruratan.
Selain tim PSC 119, proses penanganan ini turut melibatkan Kapolsek Bonang, Bhabinsa Koramil Bonang, Tim Resmob Polres Demak, serta relawan BPBD Demak.
Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak mengapresiasi seluruh unsur yang berkolaborasi dalam penanganan kasus ini, sehingga proses evakuasi, identifikasi, hingga penyerahan kepada pihak keluarga dapat berjalan aman, cepat, dan terkendali. (Kesmas_Promkes PM)
























