Perkuat Pencegahan HIV, Dinkesda Demak Evaluasi dan Optimalkan Program PrEP
Dinkesda_Demak , 10 April 2026 — Upaya pencegahan penularan HIV terus diperkuat oleh Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pre-Exposure Prophylaxis (PrEP) serta koordinasi penjangkau lapangan populasi kunci. Kegiatan ini digelar di Ballroom Gedung C pada Jumat (10/4), melibatkan lintas sektor dan jejaring layanan kesehatan.
Pertemuan ini dihadiri oleh tim P2PM dan penjangkau lapangan, perwakilan 17 fasilitas kesehatan layanan PrEP, serta mitra komunitas seperti SSR Fatayat NU, FKPB, dan KDS Delima Demak. Fokus utama kegiatan adalah mengevaluasi capaian program serta menyusun strategi percepatan inisiasi PrEP pada kelompok berisiko.
Ketua Tim P2PM Dinkesda Demak menyampaikan bahwa evaluasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan program berjalan tepat sasaran. “Kami menekankan pentingnya peningkatan jumlah individu berisiko yang mendapatkan layanan skrining HIV, ditindaklanjuti dengan penawaran PrEP, hingga akhirnya melakukan inisiasi sebagai bentuk perlindungan dini,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, dibahas sejumlah indikator kunci program, di antaranya jumlah orang dengan risiko HIV yang mendapatkan hasil non-reaktif (NR), jumlah yang ditawarkan PrEP, serta jumlah yang benar-benar memulai penggunaan PrEP.
Selain itu, kegiatan juga difokuskan pada validasi data program dengan membandingkan antara distribusi farmasi dan input data oleh penjangkau lapangan pada aplikasi, khususnya untuk periode Januari hingga Maret 2026. Langkah ini dinilai penting guna menjaga akurasi data serta efektivitas pelaporan program di lapangan.
Perwakilan penjangkau lapangan dari SSR Fatayat NU menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjangkau populasi kunci. “Pendekatan berbasis komunitas menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kepercayaan dan akses layanan PrEP. Sinergi ini harus terus diperkuat agar capaian program semakin optimal,” ungkapnya.
Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan implementasi program PrEP di Kabupaten Demak semakin terarah, terukur, dan mampu menekan angka penularan HIV secara signifikan. (Kesmas_Promkes PM)


















