Tracing TBC Terintegrasi CKG di Puskesmas Mranggen II, 7 Terduga TBC Ditemukan melalui Skrining Aktif

Temukan lebih dini, periksa segera, cegah penularan TBC! Dinkesda Demak terus bergerak memperkuat skrining dan pencegahan TBC melalui kolaborasi lintas sektor.
Dinkesda_Demak terus mengintensifkan upaya penemuan kasus Tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan Tracing TB terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan metode Active Case Finding (ACF) TBC menggunakan X-Ray Portable Swakelola Tipe 2 Kementerian Kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 3 November 2026, pukul 08.30–11.30 WIB, bertempat di Puskesmas Mranggen II.
Kegiatan ini melibatkan Tim TBC Dinkesda, Kepala Puskesmas beserta tim Puskesmas Mranggen II, dokter spesialis radiologi RSUD Sultan Fatah, dua radiografer dari RSUD Sunan Kalijaga dan RSUD Sultan Fatah, serta kader MSI TBC Demak. Kolaborasi lintas fasilitas pelayanan kesehatan dan kader ini mendukung perluasan jangkauan skrining serta percepatan penemuan kasus TBC di masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, tracing dilakukan terhadap 27 kasus indeks TBC. Dari kegiatan tersebut berhasil diidentifikasi dan dilakukan skrining terhadap 78 kontak serumah dan kontak erat. Selain itu, skrining juga menjangkau 22 orang dari kelompok atau populasi berisiko. Seluruh sasaran tersebut menjalani pemeriksaan menggunakan X-Ray Portable sebagai salah satu upaya mendeteksi dini kemungkinan adanya TBC.
Berdasarkan hasil skrining, ditemukan 2 orang terduga TBC dari kelompok kontak serumah dan kontak erat serta 5 orang dari kelompok populasi berisiko. Dengan demikian, terdapat 7 orang terduga TBC yang dilanjutkan ke pemeriksaan TBC. Sementara itu, hasil pemeriksaan X-Ray menunjukkan 2 orang memiliki gambaran yang mengarah ke TBC sehingga memerlukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan diagnosis.
Selain penemuan kasus, kegiatan ini juga memperkuat upaya pencegahan melalui pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT). Tercatat sebanyak 44 orang dari kelompok kontak serumah, kontak erat, dan populasi berisiko mulai menjalani TPT sebagai langkah untuk mencegah berkembangnya infeksi menjadi penyakit TBC.
Melalui kegiatan ACF TBC terintegrasi CKG ini, Dinkesda Demak bersama Puskesmas Mranggen II dan seluruh unsur terkait terus mendorong penemuan kasus secara aktif, pemeriksaan dini, tindak lanjut terduga TBC, serta pencegahan melalui TPT. Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat mempercepat penanggulangan TBC dan mendukung terwujudnya Kabupaten Demak yang lebih sehat serta bebas TBC. (Kesmas_PromkesPM)
#DinkesdaDemak #TracingTBC #ACFTBC #CKG #SkriningTBC #TPT #PuskesmasMranggenII #EliminasiTBC2030 #DemakSehat #PromkesPM



























