CAPAIAN TAS DI 17 SEKOLAH, 1.001 SISWA DINYATAKAN NEGATIF FILARIASIS

Capaian hasil negatif menjadi indikator keberhasilan Demak dalam menjaga eliminasi filariasis secara konsisten.
Dinkesda_Demak melaporkan bahwa hingga Selasa, 21 Juli 2026, kegiatan Transmission Assessment Survey (TAS) telah berlangsung di 17 sekolah tingkat SD dan MI di Kabupaten Demak.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memastikan keberhasilan program eliminasi filariasis melalui deteksi dini pada kelompok usia sekolah. Kegiatan dilakukan oleh Tim P2PM dan PL Bidang P2P dengan metode pemeriksaan menggunakan FTS (Filariasis Test Strip).
Salah satu petugas menyampaikan bahwa cakupan pemeriksaan terus diperluas untuk memastikan tidak adanya penularan di masyarakat. “Anak usia sekolah menjadi indikator penting dalam menilai keberhasilan program eliminasi filariasis,” ujarnya.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.001 siswa telah mengikuti pemeriksaan. Seluruh hasil pemeriksaan menunjukkan hasil negatif, yang menandakan tidak ditemukannya indikasi penularan filariasis pada kelompok sasaran tersebut.
Perwakilan tim pelaksana menambahkan bahwa hasil ini menjadi capaian positif bagi Kabupaten Demak. “Hasil negatif secara menyeluruh menunjukkan bahwa intervensi yang dilakukan selama ini berjalan efektif,” ungkapnya.
Dinkesda Demak terus berkomitmen menjaga konsistensi pelaksanaan program pengendalian penyakit menular melalui kegiatan surveilans aktif dan kolaborasi lintas sektor.
Dengan capaian ini, diharapkan Kabupaten Demak dapat mempertahankan status eliminasi filariasis serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. (Kesmas_Promkes PM)
#DinkesdaDemak #TAS #Filariasis #EliminasiPenyakit #DemakSehat #P2P





















