Dinkesda Demak Perkuat Sinergi PTM dan KIA untuk Tekan AKI dan AKB
Dinkesda_Demak — Upaya percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) terus diperkuat oleh Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak melalui Pertemuan Koordinasi Program Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Penanggung Jawab Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), yang digelar di Aula PPNI Kabupaten Demak, Selasa (28/4).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Demak, Kepala Dinkesda Kabupaten Demak, jajaran pejabat struktural, serta puluhan pengelola program dari puskesmas dan rumah sakit se-Kabupaten Demak.
Sebanyak 27 programmer PTM puskesmas, 6 programmer PTM rumah sakit, serta 27 penanggung jawab program KIA mengikuti pertemuan ini sebagai bentuk penguatan koordinasi lintas program dalam penanganan ibu hamil dengan faktor risiko penyakit tidak menular.
Pertemuan ini menitikberatkan pada pentingnya integrasi penanganan PTM dalam layanan kesehatan ibu, mengingat kondisi seperti hipertensi dan penyakit kronis lainnya menjadi faktor utama penyebab komplikasi kehamilan.
Perwakilan Dinkesda Demak menegaskan bahwa pendekatan kolaboratif menjadi kunci dalam menekan risiko kematian ibu dan bayi.
“Ibu hamil dengan penyakit penyerta harus mendapatkan pemantauan ketat dan penanganan yang berkelanjutan, mulai dari masa kehamilan hingga nifas,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, disepakati sejumlah langkah strategis sebagai rencana tindak lanjut, antara lain:
- Memperkuat skrining kesehatan pada seluruh ibu hamil
- Melakukan monitoring intensif pada ibu hamil dengan PTM
- Memastikan pengukuran tekanan darah sesuai standar operasional prosedur (SOP)
- Melaksanakan pemantauan mingguan bagi ibu hamil berisiko
- Menjamin pendampingan tenaga kesehatan saat rujukan kasus darurat
- Menyusun SOP skrining dan penatalaksanaan ibu hamil dengan hipertensi
- Meningkatkan kolaborasi antara pengelola program KIA dan PTM secara berkelanjutan
Langkah-langkah ini diharapkan mampu meningkatkan deteksi dini serta mempercepat penanganan komplikasi kehamilan secara tepat dan terintegrasi.
“Kolaborasi lintas program bukan lagi pilihan, tetapi keharusan untuk menyelamatkan ibu dan bayi,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan persepsi dan langkah antar pemangku kepentingan di bidang kesehatan.
Dengan penguatan sistem skrining, pemantauan, serta rujukan yang terstandar, Dinkesda Demak optimistis upaya penurunan AKI dan AKB dapat berjalan lebih efektif.
“Harapannya, seluruh tenaga kesehatan dapat bekerja secara sinergis, sehingga setiap ibu hamil mendapatkan layanan yang aman, berkualitas, dan berkesinambungan,” pungkasnya. (Kesmas_Promkes PM)
Ibu sehat, bayi selamat, Kolaborasi PTM dan KIA untuk masa depan generasi Demak yang lebih kuat.
#AKI
#AKB
#KIA
#PTM
#KesehatanIbu
#CegahRisikoKehamilan
#DemakSehat
#DinkesdaDemak
#IndonesiaSehat
#BerAKHLAK
#BanggaMelayaniBangsa























