Dinkesda Demak Dorong Kolaborasi PPCP, Perluas Layanan HIV Menuju Ending AIDS 2030

Kolaborasi untuk akhiri AIDS, Dinkes Demak menggelar Workshop PPCP Program HIV bersama pemerintah, klinik, dan komunitas. Langkah ini untuk memperluas layanan KTHIV dan memperkuat pencatatan melalui SIHA 2.1. Bersama wujudkan Ending AIDS 2030
Dinkesda_Demak — Komitmen menuju target Ending AIDS 2030 terus diperkuat oleh Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui penyelenggaraan Workshop Public Private Community Partnership (PPCP) Program HIV, Selasa (26/5/2026) di Kantin Lezat RSI NU Demak.
Kegiatan ini melibatkan lintas sektor, mulai dari Kepala Bidang P2P dan Yankes, tim HIV Dinkes, komunitas seperti SSR Fatayat NU, FKPB, KDS, dan KPA, mentor lokal HIV, hingga perwakilan klinik dan tenaga farmasi.
Workshop PPCP ini bertujuan untuk memperluas jangkauan layanan KTHIV (Konseling dan Tes HIV) di Kabupaten Demak dengan melibatkan fasilitas kesehatan swasta dan komunitas secara aktif. Melalui pendekatan kemitraan ini, diharapkan layanan HIV menjadi lebih mudah diakses oleh masyarakat.
Perwakilan dari Bidang P2P Dinkesda Demak menyampaikan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam percepatan penanggulangan HIV.
“Melalui pendekatan PPCP, kami mengintegrasikan peran pemerintah, swasta, dan komunitas agar layanan HIV semakin luas dan mudah dijangkau. Ini menjadi langkah strategis menuju target Ending AIDS 2030,” ujarnya.
Dalam workshop ini, lima klinik PPCP mendapatkan pembekalan untuk dapat menyelenggarakan layanan KTHIV secara mandiri, termasuk dalam hal pencatatan dan pelaporan melalui sistem informasi HIV/AIDS (SIHA) versi 2.1.
Sementara itu, perwakilan tim pelaksana menambahkan bahwa peningkatan kapasitas fasilitas layanan kesehatan swasta sangat penting dalam mendukung program HIV.
“Klinik memiliki peran besar dalam mendeteksi dan menangani kasus HIV di masyarakat. Dengan peningkatan kapasitas ini, kami berharap layanan KTHIV dapat berjalan optimal sesuai standar yang ditetapkan,” jelasnya.
Klinik yang mengikuti program ini di antaranya Klinik Qnang, Harapan Kasih Mlaten, dr. Legowaspada, Alifiya Medika, Hamzah, dan Irma Sholihin.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak berharap sinergi lintas sektor semakin kuat, sehingga upaya pencegahan, deteksi, dan penanganan HIV dapat berjalan lebih efektif di Kabupaten Demak. (Kesmas_Promkes PM)
#DinkesdaDemak
#HIV
#EndingAIDS2030
#PPCP
#Kolaborasi
#DemakSehat
#SigapMelayani
#BerAKHLAK
#BanggaMelayaniBangsa


















