Dinkesda Demak Gelar Bimtek Kesehatan Jiwa, Perkuat Layanan Komprehensif di Masyarakat

Kesehatan jiwa sama pentingnya, Dinkesda Demak menggelar Bimtek peningkatan kapasitas kesehatan jiwa bagi tenaga kesehatan dan kader jiwa. Tujuannya untuk memperkuat deteksi dini, intervensi awal, dan pelayanan kesehatan jiwa yang komprehensif. Bersama wujudkan masyarakat sehat jiwa dan raga
Dinkesda_Demak — Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan jiwa di masyarakat, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Kesehatan Jiwa bagi tenaga kesehatan dan kader jiwa, Selasa (26/5/2026) di Aula Bapperida Lantai 3 Kabupaten Demak.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, tenaga medis dari puskesmas dan rumah sakit, serta kader kesehatan jiwa.
Hadir sebagai narasumber, Yuni Rahayuningtyas dan Rytha Rhetamauli Manurung yang memberikan penguatan materi terkait pelayanan kesehatan jiwa yang komprehensif dan berkesinambungan.
Dalam sambutannya, perwakilan Dinkesda Demak menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam menghadapi tantangan masalah kesehatan jiwa yang semakin kompleks.
“Tenaga kesehatan dan kader jiwa memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kesehatan jiwa yang berkualitas. Melalui kegiatan ini, kami berharap kompetensi dalam deteksi dini dan penanganan awal dapat semakin meningkat,” ujarnya.
Bimtek ini diikuti oleh 27 dokter puskesmas, 27 perawat, 27 programmer jiwa puskesmas, 6 programmer jiwa rumah sakit, serta 27 kader jiwa. Materi yang disampaikan meliputi peningkatan kemampuan skrining kesehatan jiwa, intervensi awal, hingga penguatan peran promotif dan preventif di masyarakat.
Sementara itu, narasumber dari provinsi menekankan pentingnya sinergi antara tenaga kesehatan dan kader dalam menjangkau masyarakat secara lebih luas.
“Deteksi dini menjadi kunci dalam penanganan masalah kesehatan jiwa. Dengan keterampilan yang memadai, tenaga kesehatan dan kader dapat memberikan intervensi lebih cepat sehingga mencegah kondisi yang lebih berat,” jelasnya.
Narasumber lainnya juga menambahkan bahwa pendekatan pelayanan kesehatan jiwa harus dilakukan secara holistik dan berkesinambungan.
“Pelayanan kesehatan jiwa tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga harus mencakup aspek promotif dan preventif. Peran tenaga kesehatan di lini terdepan sangat menentukan keberhasilan upaya ini,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak berharap sistem pelayanan kesehatan jiwa di Kabupaten Demak semakin kuat, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan yang lebih mudah diakses, berkualitas, dan berkelanjutan. (Kesmas_Promkes PM)
#DinkesdaDemak
#KesehatanJiwa
#Bimtek
#SehatJiwa
#PromotifPreventif
#DemakSehat
#SigapMelayani
#BerAKHLAK
#BanggaMelayaniBangsa





















