Pastikan Peningkatan Mutu Berkelanjutan, Dinkesda Demak Laksanakan Monev PPS Pasca Akreditasi di Puskesmas Sayung II

Dinkesda_Demak – Dalam rangka memastikan komitmen peningkatan mutu pelayanan kesehatan pasca akreditasi, Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak melalui Tim Kerja Tata Kelola Fasilitas dan Mutu Pelayanan Kesehatan melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Perencanaan dan Perbaikan Strategis (PPS) Pasca Akreditasi Puskesmas Triwulan IV Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (28/1/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Puskesmas Sayung II.
Kegiatan Monev PPS diikuti oleh Ketua Tim Tata Kelola Fasilitas dan Mutu Pelayanan Kesehatan, Tim Tata Kelola Fasilitas dan Mutu Pelayanan Kesehatan Dinkesda Kabupaten Demak, serta Kepala Puskesmas Sayung II beserta tim PPS Puskesmas pasca akreditasi. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara sistematis dengan fokus pada penilaian perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut perbaikan mutu layanan.
Monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian penting dari tindak lanjut pasca akreditasi, di mana setiap puskesmas diwajibkan menyusun dan melaksanakan Perencanaan dan Perbaikan Strategis (PPS). PPS menjadi instrumen utama untuk memperbaiki area yang masih membutuhkan peningkatan, baik dari aspek tata kelola organisasi, pelayanan klinis, maupun manajemen mutu dan keselamatan pasien.
Ketua Tim Tata Kelola Fasilitas dan Mutu Pelayanan Kesehatan Dinkesda Kabupaten Demak Wahyu Andriyanto, SKM, S.Kep., Ners., M.K.M menjelaskan bahwa Monev PPS bertujuan memastikan proses perbaikan berjalan konsisten dan terukur.
“Monitoring dan evaluasi PPS ini dilakukan untuk menilai kesesuaian perencanaan dengan pelaksanaan di lapangan, sekaligus memastikan setiap rekomendasi hasil akreditasi ditindaklanjuti secara berkelanjutan. Mutu pelayanan harus terus ditingkatkan, tidak berhenti pada capaian akreditasi semata,” tegasnya.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan penelaahan dokumen PPS, diskusi mendalam terkait kemajuan pelaksanaan perbaikan, serta identifikasi tantangan yang masih dihadapi oleh puskesmas. Hasil Monev ini diharapkan menjadi dasar penguatan strategi perbaikan mutu pelayanan kesehatan ke depan.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Sayung II dr. Iriene Wahyuni Sukmawaty menyampaikan komitmennya dalam menindaklanjuti hasil akreditasi melalui implementasi PPS secara konsisten.
“Monev PPS ini menjadi evaluasi penting bagi kami untuk melihat sejauh mana perbaikan yang telah dilakukan. Masukan dari tim Dinkesda sangat membantu puskesmas dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan mutu pelayanan klinis, serta menjamin keselamatan pasien secara berkesinambungan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi PPS ini, Dinkesda Kabupaten Demak berharap Puskesmas Sayung II dapat terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan mutu pelayanan kesehatan primer di Kabupaten Demak. (Kesmas_Promkes PM)



























