Pemkab Demak Perkuat Sinergi Lintas Sektor Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis 3B

Dinkesda_Demak – Pemerintah Kabupaten Demak terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program prioritas nasional di bidang pemenuhan gizi. Salah satunya melalui penyelenggaraan Rapat Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tingkat Kabupaten Demak yang digelar di Ruang Pertemuan Asisten I Gedung A Lantai 2 Sekretariat Daerah Kabupaten Demak, Selasa (30/12/2025).
Rapat koordinasi tersebut difokuskan pada penguatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis bagi sasaran 3B, yakni balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, sebagai bagian dari upaya strategis menekan permasalahan gizi dan menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Generasi Emas 2045.
Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Demak, Dra. Endah Cahya Rini, M.M, menegaskan bahwa permasalahan gizi merupakan isu lintas sektor yang tidak bisa ditangani oleh satu perangkat daerah saja.
“Program Makan Bergizi Gratis ini tidak hanya berbicara tentang pemberian makanan, tetapi juga tentang tata kelola, validitas data, dan kolaborasi lintas sektor. Dengan keterbatasan anggaran daerah, kita harus memastikan program ini tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak, dr. Ali Maimun, M.Kes, menyampaikan bahwa Kabupaten Demak masih menghadapi tantangan gizi, khususnya pada kelompok rentan 3B, sehingga Program MBG menjadi intervensi penting yang harus direncanakan secara matang.
“Kami sepakat bahwa pelaksanaan MBG tahun 2026 dilakukan secara bertahap melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Prioritas utama diberikan kepada sasaran 3B yang bermasalah gizi, kemudian diperluas ke wilayah sekitar SPPG, kelurahan, dan desa sesuai kemampuan daerah,” jelasnya.
Dalam rapat tersebut juga dibahas mekanisme pengelolaan data sasaran. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkesda Kabupaten Demak, Sri Puji Astutik, S.KM, M.Kes, menekankan pentingnya sistem data satu pintu agar pelaksanaan program berjalan efektif dan akuntabel.
“Data sasaran MBG disiapkan oleh Dinas Kesehatan dan akan diverifikasi oleh SPPG. Selanjutnya pendistribusian dilakukan melalui Posyandu dengan melibatkan kader, serta pelaporannya terintegrasi. Ini penting agar intervensi benar-benar sampai kepada yang membutuhkan,” ungkapnya.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh Bapperida, Dinpermades, Camat Guntur, Kepala Desa Jamus, Ketua korwil dan kapokcam Kab. Demak, serta jajaran Tim Kesehatan Keluarga, Gizi, dan Promosi Kesehatan Dinkesda, sebagai bentuk dukungan penuh lintas sektor.
Selain menyepakati tahapan pelaksanaan MBG, forum juga menekankan perlunya rapat koordinasi berkala, penyusunan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan, serta sosialisasi gizi seimbang berbasis potensi pangan lokal kepada masyarakat.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Demak optimistis Program Makan Bergizi Gratis bagi sasaran 3B dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata dalam menurunkan permasalahan gizi di daerah. (Kesmas_Promkes PM)


















