Dinkesda Demak Gelar Rapat Evaluasi Updating Data IKS untuk Kader PIS-PK

Dinkesda_Demak – Dalam rangka meningkatkan akurasi data serta memperkuat pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK), Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak mengadakan Rapat Evaluasi Updating Data Indeks Keluarga Sehat (IKS) pada Rabu, 26 November 2025, bertempat di Aula Mall Pelayanan Publik (MPP). Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dan diikuti oleh 108 kader, Programmer PISPK, serta Tim Takelmas dan Keswa.
Program Indonesia Sehat merupakan salah satu strategi utama pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pendekatan pelayanan kesehatan dan pemberdayaan keluarga. Salah satu indikator keberhasilan program ini adalah Indeks Keluarga Sehat (IKS), yang mencerminkan kondisi kesehatan keluarga berdasarkan 12 indikator.
Untuk menjaga ketepatan data IKS, diperlukan kunjungan rumah secara berkala serta intervensi kepada keluarga yang dinilai belum memenuhi kategori keluarga sehat. Oleh karena itu, rapat evaluasi ini menjadi momentum penting dalam menilai capaian lapangan sekaligus menyusun langkah perbaikan dalam pendataan dan intervensi.
Dalam rapat evaluasi ini, tim menyampaikan hasil monitoring lapangan serta temuan terkait validitas dan kelengkapan data keluarga yang telah dikunjungi kader. Para kader dibekali pemahaman tentang teknik penginputan data, cara identifikasi keluarga risiko tinggi, serta mekanisme tindak lanjut intervensi.
Programmer PISPK turut memberikan arahan teknis mengenai pembaruan sistem informasi dan tata cara update data IKS agar proses pendataan berjalan lebih cepat, presisi, dan sesuai standar nasional. Sementara itu, Tim Takelmas dan Keswa menekankan pentingnya peran kader dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada keluarga, terutama dalam edukasi pola hidup sehat dan pemantauan kondisi kesehatan rumah tangga.
Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki tata kelola data IKS demi keberhasilan Program Indonesia Sehat. Data yang valid dan akurat menjadi dasar penting dalam menentukan intervensi kesehatan yang tepat sasaran serta memastikan tidak ada keluarga yang tertinggal dalam pelayanan kesehatan.
Kegiatan ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut, termasuk perbaikan mekanisme pendataan, penguatan peran kader, serta peningkatan kualitas kunjungan rumah secara berkesinambungan. (Kesmas_Promkes PM)


















