Demak Perkuat Layanan Gawat Darurat Ibu dan Bayi: Penguatan Tim PONED Digelar untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Puskesmas dan Fasilitas Rujukan

Dinkesda_Demak — Upaya menekan angka kematian ibu dan bayi serta memperkuat kesiapsiagaan layanan kegawatdaruratan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Demak. Salah satunya melalui kegiatan Penguatan Tim PONED yang dilaksanakan pada Selasa, 18 November 2025, bertempat di Aula R.M Subali mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini menghadirkan lintas tenaga kesehatan dari Puskesmas hingga rumah sakit rujukan, sebagai langkah memperkuat kemampuan layanan emergensi maternal dan neonatal di seluruh wilayah Kabupaten Demak.
Kegiatan penguatan ini diikuti oleh berbagai unsur tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penanganan kasus ibu dan bayi, yaitu:
- Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat
- dr. Catharina Rini Pratiwi, Sp.A
- Tim PONED dari 15 Puskesmas se-Kabupaten Demak
- RS Charlie Hospital
- RSI NU Kabupaten Demak
- RS Hj. Fatimah Sulhan
- Tim Kesga Gizi
Kehadiran rumah sakit rujukan bersama seluruh Puskesmas PONED mencerminkan kuatnya jejaring pelayanan maternal–neonatal yang menjadi fondasi penanganan cepat dan tepat pada kondisi gawat darurat.
Dalam pemaparan tim, disampaikan bahwa evaluasi berkala terhadap PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) dan PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif) sangat penting untuk memastikan kesiapan sumber daya kesehatan di lapangan.
Evaluasi ini menjadi sarana untuk:
- Menilai efektivitas kegiatan PONED di Puskesmas
- Mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaan pelayanan
- Menilai kesiapan tenaga kesehatan dalam menangani kegawatdaruratan ibu dan bayi
- Mengevaluasi ketersediaan sarana, prasarana, dan peralatan emergensi
- Meninjau kelancaran alur rujukan dari Puskesmas ke rumah sakit
Kesiapan pelayanan emergensi maternal–neonatal yang kuat menjadi langkah kunci dalam upaya menurunkan AKI (Angka Kematian Ibu) dan AKB (Angka Kematian Bayi) di Kabupaten Demak.
Melalui kegiatan penguatan ini, tenaga kesehatan kembali dipersiapkan untuk mampu memberikan layanan emergensi yang responsif, terkoordinasi, dan sesuai standar operasional. Pelatihan dan evaluasi menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa penanganan kasus kegawatdaruratan dapat dilakukan secara cepat dan mencegah komplikasi yang membahayakan ibu maupun bayi.
Diskusi interaktif antara Puskesmas dan rumah sakit rujukan juga memperkuat pemahaman mengenai alur rujukan serta koordinasi dalam situasi darurat, sehingga tidak ada keterlambatan penanganan di lapangan.
Penguatan Tim PONED ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Demak dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar sekaligus mendukung transformasi layanan kesehatan ibu dan anak. Melalui evaluasi yang rutin dan terarah, diharapkan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Demak semakin siap menghadapi kondisi gawat darurat dan semakin optimal dalam memberikan pelayanan yang cepat, aman, dan berkualitas.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Kesga–Gizi Bidang Kesehatan Masyarakat, sebagai bentuk dukungan nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi di Kabupaten Demak. (Kesmas_Promkes PM)



























