Dinkesda Demak Gelar Pertemuan Strategi Pelayanan Kesehatan Untuk Tingkatkan Kualitas KBK Dan Optimalisasi Prolanis. Sinergi Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan Dorong Peningkatan Mutu Layanan JKN di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama

Dinkesda_Demak – Dalam upaya memperkuat kualitas layanan kesehatan di tingkat Puskesmas dan optimalisasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak melalui Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) menyelenggarakan Pertemuan Strategi Pelayanan Kesehatan dalam Meningkatkan Kualitas KBK (Kapitasi Berbasis Komitmen) dan Optimalisasi Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) pada Jum’at, 31 Oktober 2025 di Aula Labkesda lantai 3.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan komitmen para Kepala Puskesmas serta Ketua Tim KBK Puskesmas se-Kabupaten Demak dalam menerapkan strategi pelayanan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan kesehatan masyarakat peserta JKN.
Pertemuan ini dihadiri oleh:
- Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak,
- Perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Semarang,
- Kepala BPJS Kesehatan Cabang Demak,
- Kabid Yankes Dinkesda Kabupaten Demak,
- Ketua Tim Tata Kelola Fasilitas dan Mutu Pelayanan Kesehatan beserta tim,
- Kepala Puskesmas se-Kabupaten Demak, dan
- Ketua Tim KBK Puskesmas se-Kabupaten Demak.
Kehadiran lintas unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama antara Dinkesda dan BPJS Kesehatan dalam meningkatkan koordinasi dan implementasi kebijakan pembiayaan serta mutu pelayanan kesehatan berbasis kinerja.
Dalam kegiatan tersebut, dr. Ali Maimun, M.Kes Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Demak menyampaikan bahwa penerapan Kapitasi Berbasis Komitmen (KBK) merupakan instrumen penting dalam mendorong peningkatan mutu dan efisiensi layanan di Puskesmas.
“Melalui sistem KBK dan Prolanis, kita dorong Puskesmas untuk tidak hanya memenuhi target administrasi, tetapi juga memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan bermutu, berkesinambungan, dan berdampak nyata pada kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, pihak BPJS Kesehatan Cabang Semarang dan Demak menekankan pentingnya sinergi antara fasilitas kesehatan dan BPJS dalam pelaksanaan Prolanis — khususnya bagi peserta JKN dengan penyakit kronis seperti diabetes melitus dan hipertensi — agar dapat terus dipantau dan memperoleh intervensi kesehatan yang tepat.
Pertemuan ini juga membahas langkah-langkah konkret peningkatan kualitas layanan, antara lain:
- Optimalisasi pemanfaatan data klaim dan indikator mutu untuk evaluasi kinerja;
- Penguatan manajemen klinis dan tata kelola fasilitas kesehatan;
- Mendorong penerapan continuity of care pada pasien Prolanis;
- Meningkatkan koordinasi lintas program agar KBK dan Prolanis berjalan sinergis;
- Evaluasi capaian indikator mutu layanan Puskesmas berbasis komitmen bersama.
Melalui pembahasan tersebut, diharapkan Puskesmas di Kabupaten Demak semakin siap menghadapi tantangan dalam memberikan pelayanan berkualitas dan berorientasi pada hasil kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun kesamaan persepsi dan strategi antara Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, dan seluruh Puskesmas di Kabupaten Demak.
Dengan dukungan sistem KBK yang transparan dan pelaksanaan Prolanis yang optimal, Dinkesda Demak berharap kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat akan semakin meningkat, sehingga tujuan utama JKN untuk mewujudkan masyarakat sehat dan produktif dapat tercapai. (Kesmas_Promkes PM)



























