. Kader Posyandu Turirejo Dapat Pembekalan Peningkatan Kapasitas, Dinas Kesehatan Demak Gelar Bimbingan Teknis Posyandu untuk Wujudkan Layanan Kesehatan Masyarakat yang Lebih Berkualitas

Dinkesda_Demak – Dalam upaya memperkuat peran kader posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Bidang Kesehatan Masyarakat, Subid Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat (Promkes dan PM) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Posyandu Bidang Kesehatan, Kamis (9/10/2025), bertempat di Posyandu Sekar Turi 4, Desa Turirejo, Kecamatan Demak.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB ini diikuti oleh Tim Posyandu dan Petugas Promosi Kesehatan (PM), Tim Puskesmas Demak 2, serta para kader Posyandu Desa Turirejo.
Dalam sambutannya, Programer Posyandu Indah Rachmawati Ciptaningsih, S.KM Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek ini merupakan bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas, kemampuan, dan keterampilan kader posyandu agar mampu menjalankan fungsinya secara optimal di masyarakat.
“Kader posyandu adalah garda terdepan pelayanan kesehatan di tingkat desa. Dengan adanya pembekalan seperti ini, diharapkan mereka semakin tangguh, terampil, dan mampu berinovasi dalam memberikan layanan dasar kepada masyarakat,” ujar indah dari Subid Promkes dan PM.

Materi Bimtek kali ini berfokus pada penyelenggaraan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) — sebuah pendekatan baru yang mengintegrasikan berbagai layanan kesehatan masyarakat di tingkat posyandu, mulai dari kesehatan ibu dan anak, gizi, imunisasi, hingga pengendalian penyakit tidak menular.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan mengenai pencatatan dan pelaporan kegiatan posyandu secara tepat dan terstandar, serta peningkatan keterampilan kader dalam pelayanan dan edukasi masyarakat.
Kegiatan berlangsung secara interaktif, dengan sesi tanya jawab dan simulasi lapangan sederhana yang membantu kader memahami praktik terbaik dalam pengelolaan posyandu.
Para kader posyandu terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Banyak di antara mereka mengaku kegiatan ini sangat membantu untuk memperbarui pengetahuan dan menambah wawasan, terutama dalam menghadapi perubahan sistem pelayanan kesehatan berbasis ILP.
“Kami senang bisa ikut pelatihan ini. Sekarang kami lebih paham cara mencatat data dan melaporkan kegiatan dengan benar, juga bagaimana menyampaikan pesan kesehatan yang efektif kepada warga,” ujar salah satu kader Posyandu Sekar Turi 4.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak berharap seluruh kader dan pengelola posyandu dapat menjadi motor penggerak dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat desa.
“Kami berkomitmen terus mendampingi kader posyandu agar semakin aktif, mandiri, dan profesional. Posyandu bukan hanya tempat penimbangan balita, tapi juga pusat edukasi dan pemberdayaan kesehatan keluarga,” tambah Sofiyatun, SKM didampingi Zulaekah, S.Kom.
Kegiatan berakhir dengan penyerahan materi pelatihan dan dokumentasi bersama antara tim pelaksana, petugas puskesmas, dan para kader posyandu. (Kesmas_Promkes PM)



























