Dinkesda Demak Raih Penghargaan Tertinggi Implementasi Kolaborasi TBC-HIV Tingkat Jawa Tengah 2025

Dinkesda_Demak- Semarang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak. Pada Kamis, 11 September 2025, Dinkesda Demak menerima penghargaan bergengsi dengan kategori “Kabupaten/Kota dengan Kontribusi Tertinggi Pertama dalam Pelaksanaan Implementasi Kolaborasi TBC-HIV Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025.”
Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Public Private Mix (PPM) TBC termasuk Intervensi TBC-HIV yang berlangsung di Rooms Inc Hotel Pemuda, Jl. Pemuda No.150, Semarang. Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, mulai dari Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, para Kepala Bidang (P2P, SDK, Kesmas, Yankes), Subkoordinator P2PM, Wasor TBC, serta perwakilan organisasi profesi kesehatan seperti IDI, IDAI, PAPDI, PDPI, PPNI, IBI, POGI, PARI, hingga perhimpunan rumah sakit dan klinik di Jawa Tengah. Seluruh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah juga turut hadir dalam forum strategis tersebut.
Kategori penghargaan yang diterima Dinkesda Demak didasarkan pada indikator penting, yaitu seluruh pasien TBC dilakukan pemeriksaan HIV, serta semua pasien TBC dengan komorbid HIV mendapatkan terapi ganda, yakni Obat Anti Tuberkulosis (OAT) sekaligus Terapi Antiretroviral (ART) HIV. Keberhasilan implementasi kolaborasi ini dinilai sebagai bentuk komitmen nyata Kabupaten Demak dalam mendukung eliminasi TBC sekaligus pengendalian HIV/AIDS.
Penghargaan tersebut langsung diterima oleh Kepala Dinkesda Kabupaten Demak, dr. Ali Maimun, M.Kes, dan diserahkan secara resmi oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, H. Taj Yasin Maimoen. Dalam kesempatan itu, dr. Ali Maimun menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran.
“Penghargaan ini bukan semata-mata untuk Dinas Kesehatan, melainkan untuk seluruh tenaga kesehatan, mitra, dan masyarakat Demak yang konsisten mendukung program kolaborasi TBC-HIV. Kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan agar semua pasien mendapatkan penanganan sesuai standar, tanpa diskriminasi,” ujar dr. Ali Maimun usai menerima penghargaan.
Tidak berhenti di tingkat provinsi, penghargaan ini juga ditindaklanjuti di tingkat internal. Pada Senin, 15 September 2025, dalam kegiatan rutin apel pagi di halaman Kantor Dinkesda Kabupaten Demak, penghargaan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Kadinkesda dr. Ali Maimun, M.Kes kepada Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Heri Winarno, SKM, M.Kes. Prosesi ini disaksikan oleh seluruh Ketua tim, meliputi Katim P2PM & PL, Katim P2PTM, Katim Surveilans dan Imunisasi, para programmer TB dan HIV, serta seluruh karyawan-karyawati Dinkesda.
Dalam kesempatan itu, Heri Winarno menegaskan komitmen jajaran bidang P2P untuk menjaga capaian sekaligus meningkatkan inovasi layanan.
“Penghargaan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Kami akan terus memperkuat koordinasi dengan puskesmas, rumah sakit, dan mitra swasta dalam upaya penanggulangan TBC-HIV. Semoga prestasi ini menjadi motivasi agar pelayanan kesehatan di Demak semakin paripurna,” ungkap Heri Winarno.
Momen apel pagi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa prestasi tidak datang begitu saja, melainkan hasil dari kerja kolaboratif yang terukur, konsisten, dan penuh komitmen. Dengan raihan penghargaan ini, Kabupaten Demak semakin menegaskan diri sebagai salah satu daerah dengan kontribusi nyata dalam upaya pengendalian TBC-HIV di Jawa Tengah. (Kesmas_Promkes PM)





















