Dinas Kesehatan Daerah Demak Gelar VCT Mobile HIV-IMS bagi Populasi Kunci

Dinkesda_Demak – Dalam upaya memperkuat pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS, Dinas Kesehatan Kabupaten Demak melalui Bidang P2P Subid P2PM & PL Program HIV kembali melaksanakan kegiatan Voluntary Counseling and Testing (VCT) Mobile pada Selasa (09/09/2025) di RM Sako, Demak. Kegiatan ini diikuti oleh tim VCT Puskesmas Karangtengah, Petugas Program HIV, Perwakilan KPA Demak, serta melibatkan populasi kunci sebagai sasaran utama.
Kegiatan VCT Mobile bertujuan untuk melakukan skrining dini penyakit HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS). Upaya ini sekaligus menjadi bagian penting dalam pencapaian target zero pertama yaitu 95% Orang dengan HIV (ODHIV) dapat ditemukan sedini mungkin. VCT Mobile dilakukan secara rutin di sejumlah titik hotspot fisik di wilayah Kabupaten Demak.
Dalam kegiatan kali ini, sebanyak 14 orang dari populasi kunci menjalani pemeriksaan HIV dengan hasil seluruhnya non-reaktif (NR). Meski demikian, peserta tetap mendapatkan edukasi mengenai upaya pencegahan penularan HIV, termasuk akses terhadap Pre-Exposure Prophylaxis (PrEP). Dari total peserta, 12 orang populasi kunci menyatakan siap dan langsung mengakses layanan PrEP untuk perlindungan lebih optimal.
Koordinator Program HIV Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menekan angka penularan HIV di daerah. “Melalui VCT Mobile, kita bisa mendekatkan layanan kesehatan langsung kepada populasi kunci. Hasil pemeriksaan yang semuanya NR patut disyukuri, namun edukasi dan akses PrEP tetap kami dorong agar pencegahan lebih maksimal,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan perwakilan KPA Demak. “Kami sangat mendukung kegiatan VCT Mobile karena layanan berbasis lapangan ini terbukti lebih efektif menjangkau kelompok sasaran. Kolaborasi lintas sektor harus terus diperkuat untuk mencapai target eliminasi HIV/AIDS di Kabupaten Demak,” ungkapnya.
Dengan capaian ini, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak berharap kegiatan VCT Mobile dapat terus berlanjut secara rutin dan menjangkau lebih banyak kelompok berisiko, sehingga target nasional eliminasi HIV/AIDS tahun 2030 dapat diwujudkan. (Kesmas_Promkes PM)


















