Pendampingan Kelas Ibu Balita di Desa Waru, Mranggen: Dorong Pemanfaatan Buku KIA Secara Optimal

progamer anak Andrig Ariyani, S.Tr.Keb. dari Dinkesda Demak sedang memjelaskan tentang pentingnya memantau tumbuh kembang anaknya sejak dini. Buku melalui buku KIA
Dinkesda_Demak , 20 September 2025 – Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Subid Kesehatan Keluarga dan Gizi (Kesga Gizi) kembali melaksanakan kegiatan Pendampingan Kelas Ibu Balita di Balai Desa Waru, Kecamatan Mranggen, Sabtu (20/9). Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai dengan melibatkan tenaga kesehatan dan kader desa setempat.
Kegiatan ini diikuti oleh para ibu balita dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta kesadaran orang tua dalam menjaga kesehatan anak. Fokus utama adalah pada pemanfaatan Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) secara optimal sebagai panduan pemantauan tumbuh kembang dan kesehatan balita.
Turut hadir dalam kegiatan ini:
- Tim Kesga Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Demak
- Tim Puskesmas Mranggen 2
- Kader Kesehatan Desa Waru
Dalam pendampingan ini, para ibu balita diberikan pemahaman tentang pentingnya gizi seimbang, imunisasi, pola asuh, serta deteksi dini tumbuh kembang anak. Selain itu, peserta juga mendapatkan bimbingan langsung dari tenaga kesehatan terkait cara mengisi dan memanfaatkan Buku KIA.
Menurut progamer anak Andrig Ariyani, S.Tr.Keb. dari Dinkesda Demak, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan angka stunting, meningkatkan status gizi anak, dan membangun keluarga yang lebih peduli terhadap kesehatan balita.

“Melalui kelas ibu balita, diharapkan setiap keluarga mampu memahami pentingnya memantau tumbuh kembang anaknya sejak dini. Buku KIA adalah alat sederhana namun sangat bermanfaat dalam mewujudkan generasi sehat dan berkualitas,” ungkap salah satu tenaga kesehatan yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan ibu-ibu balita di Desa Waru semakin aktif dalam menerapkan informasi kesehatan yang didapat, sehingga kualitas hidup anak-anak mereka semakin baik dan angka kesakitan dapat ditekan. (Kesmas_Promkes PM)


















