Monitoring Pembebasan Pasien ODGJ Dipasung di Desa Karangsari, Karangtengah

Dinkesda_Demak – Karangtengah – Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan jiwa masyarakat, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Tim Talkesmas Keswa Bidang Kesmas bersama jajaran Puskesmas Karangtengah melakukan Monitoring Pembebasan Pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang masih dipasung. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (12/8/2025) di Desa Karangsari, Kecamatan Karangtengah, mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan monitoring dihadiri oleh Kepala Puskesmas Karangtengah, Programmer Jiwa Puskesmas Karangtengah, Tim TPKJM Kecamatan Karangtengah, Ketua Tim Talkesmas Keswa, Tim Talkesmas Keswa, serta Programmer Jiwa Puskesmas Demak 2.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengawasan langsung sekaligus memberikan sosialisasi kepada keluarga pasien agar praktik pemasungan segera dihentikan. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan Indonesia bebas pasung, serta menjamin hak-hak pasien ODGJ untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.
Kepala Puskesmas Karangtengah menegaskan pentingnya dukungan keluarga dalam proses pemulihan pasien.
“Pemasungan bukanlah solusi. Justru dengan dibebaskan, pasien ODGJ bisa mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa yang tepat. Keluarga memiliki peran besar untuk mendukung pemulihan pasien melalui pendampingan dan penerimaan penuh,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Talkesmas Keswa Adi Saputra, S,Kep, Ners. menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi langkah untuk memastikan pasien mendapatkan rujukan layanan kesehatan lanjutan.
“Setelah monitoring ini, pasien akan segera dirujuk ke Rumah Sakit Soerojo di Magelang agar memperoleh perawatan medis yang komprehensif. Kami ingin memastikan tidak ada lagi ODGJ yang terabaikan dan dipasung di masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan jiwa semakin meningkat. Dengan adanya sinergi lintas sektor, pembebasan pasung bukan hanya menjadi gerakan kemanusiaan, tetapi juga langkah nyata untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat, inklusif, dan peduli. (Kesmas_Promkes PM)


















