Dinkesda Demak Gelar Pertemuan Evaluasi Triple Eliminasi Ibu Hamil Semester I 2025

Dinkesda_Demak – Senin, 14 Juli 2025 Dinas Kesehatan Kabupaten Demak melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) mengadakan Pertemuan Evaluasi Triple Eliminasi yang berlangsung di Ballroom Gedung C. Kegiatan ini difokuskan pada evaluasi capaian program triple eliminasi pada ibu hamil selama semester I tahun 2025.
Triple eliminasi sendiri merupakan strategi nasional yang bertujuan untuk mengeliminasi penularan HIV, Sifilis, dan Hepatitis B dari ibu ke anak. Pertemuan ini menjadi sarana konsolidasi bagi lintas program dan lintas sektor dalam memastikan layanan skrining dan tata laksana berjalan optimal.
Kegiatan ini dihadiri oleh:
- Kepala Bidang P2P
- Ketua Tim Seksi P2PM dan PL
- Penanggung Jawab Program HIV PIMS Kabupaten
- Penanggung Jawab Program Hepatitis Kabupaten
- Penanggung Jawab Program HIV IMS
- Seluruh penanggung jawab program Hepatitis dari masing-masing puskesmas se-Kabupaten Demak
Dalam kegiatan ini, dilakukan pembahasan mendalam mengenai:
- Evaluasi capaian skrining HIV, Sifilis, dan Hepatitis B pada ibu hamil
- Tata laksana tindak lanjut ibu hamil positif (HIV+/Sifilis+/HbsAg+)
- Pemeriksaan bayi yang lahir dari ibu dengan status positif
- Validasi data capaian program (catpor) pada aplikasi SIHA dan SIHEPI
- Kesesuaian penggunaan logistik RDT (Rapid Diagnostic Test) yang telah dikeluarkan
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tim Program HIV AIDS, IMS, dan Hepatitis dari Seksi P2PM dan PL, sebagai bentuk sinergi program dan penguatan pemantauan berbasis data valid.
“Pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk memastikan setiap ibu hamil mendapatkan haknya atas pemeriksaan lengkap, serta memastikan bahwa anak yang lahir dari ibu dengan infeksi dapat ditangani sejak dini,” ujar Katim P2PM dan PL Ibu Tri Handayani
Melalui evaluasi menyeluruh ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Demak terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan eliminasi penularan penyakit menular dari ibu ke anak menuju generasi sehat dan bebas infeksi di masa depan. (Kesmas_Promkes PM)
























