Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak Gelar Monev Kader TBC, Tingkatkan Sinergi Lapangan demi Eliminasi Tuberkulosis

Dinkesda_Demak, 9 Juli 2025 — Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak melalui Bidang P2P Seksi P2PM & PL kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya pengendalian Tuberkulosis (TBC) di wilayah Kabupaten Demak. Bertempat di Aula Eks Keuangan Dinkesda Demak, kegiatan Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Kader Program TBC Tahun 2025 resmi digelar, diikuti oleh Kabid P2P, Tim TBC Dinkesda, serta Kader TBC Mentari Sehat Indonesia Demak.
Acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini bertujuan meningkatkan kapasitas, koordinasi, serta kualitas layanan kader dalam penemuan kasus suspek TBC, pendampingan pasien, hingga proses pengobatan di lapangan. Pasalnya, keberadaan kader menjadi ujung tombak keberhasilan program eliminasi TBC di Kabupaten Demak.
Kegiatan ini berfokus pada beberapa agenda penting, di antaranya:
- Pemaparan analisis situasi TBC Kabupaten Demak semester pertama 2025.
- Evaluasi hambatan kader saat di lapangan, mulai dari kendala sosialisasi, penemuan suspek, hingga pengawasan minum obat (PMO).
- Pelaksanaan investigasi kontak pada keluarga maupun lingkungan sekitar pasien TBC aktif.
- Validasi data hasil investigasi kontak yang mengintegrasikan sistem pelaporan SITK dan SITB, guna memastikan keakuratan data dan tindak lanjut kasus.
Kabid P2P Dinkesda Demak Heri Winarno, S.KM, M.Kes dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi para kader yang selama ini aktif di wilayah masing-masing. “Kader menjadi ujung tombak deteksi dini TBC di masyarakat. Dengan sinergi yang solid, kita optimistis bisa menekan angka kasus dan mencapai target eliminasi TBC di Kabupaten Demak,” ujarnya.
Pihaknya juga berharap kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengalaman antar kader sekaligus sarana menyusun strategi bersama untuk menghadapi tantangan di lapangan.
Dinkesda Demak menargetkan eliminasi TBC sesuai dengan roadmap nasional menuju Indonesia Bebas TBC Tahun 2030. Peran aktif kader di tiap wilayah menjadi pilar utama demi mewujudkan target tersebut. (Kesmas_Promkes PM)


















