Dinkesda Demak Matangkan Persiapan Program SPELING di Desa Turirejo

Dinkesda_Demak, 30 Juni 2025 – Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas hingga ke pelosok desa. Salah satunya melalui program SPELING (Dokter Spesialis Keliling) yang akan digelar di Desa Turirejo, Kecamatan Demak.
Sebagai langkah awal, pada Senin (30/6) pukul 10.00 WIB, dilakukan kegiatan Koordinasi Teknis Persiapan SPELING bertempat di Balai Desa Turirejo, yang dihadiri oleh lintas pihak terkait
Hadir dalam kegiatan koordinasi, Katim Yankes Lanjutan Dinkesda Kab. Demak. Kepala Puskesmas Demak 2. Kepala Desa Turirejo, Bidan Desa Turirejo, dan Tim Yankes Lanjutan
Kegiatan koordinasi ini bertujuan menyusun teknis pelaksanaan pelayanan kesehatan oleh dokter spesialis secara keliling, dengan sasaran utama masyarakat desa. Fokus pembahasan mencakup:
- 1 Pembagian tugas dan peran masing-masing pihak
- 2 Penyiapan sarana prasarana, alat medis, dan SDM
- 3 Pengaturan alur pelayanan: area pendaftaran, ruang tunggu, ruang pemeriksaan, dan meja farmasi
- 4 Penetapan target 100 peserta, dengan antisipasi penambahan
- 5 Penerapan protokol kesehatan dan pengendalian keramaian
Ketua Tim Yankes Lanjutan, Mohammad Tamsir, SST, S.Kep.,Ners., menyampaikan bahwa kegiatan SPELLING adalah bentuk nyata dari layanan spesialistik yang menjangkau masyarakat secara langsung, khususnya yang memiliki keterbatasan akses.
“Kami ingin masyarakat desa merasakan langsung manfaat layanan spesialis tanpa harus jauh-jauh ke rumah sakit. Dengan koordinasi yang matang, pelaksanaannya bisa efisien, tertib, dan bermutu,” tegas Bapak Tamsir
Sementara itu, Kepala Desa Turirejo, mengungkapkan antusiasmenya terhadap program ini. “Masyarakat kami sangat menunggu-nunggu layanan seperti ini. Kami siap mendukung penuh, mulai dari tempat, logistik, hingga koordinasi dengan kader-kader kesehatan desa,” ujarnya.
Bidan Desa Turirejo, menambahkan bahwa edukasi kepada warga juga menjadi bagian penting agar pelayanan berjalan optimal.
“Kami akan bantu sosialisasi ke warga, terutama lansia dan ibu-ibu yang membutuhkan layanan spesialis. Ini momen langka bagi desa kami,” katanya.
Program SPELING menjadi bagian dari strategi Dinkesda Demak untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan lanjutan dengan pendekatan jemput bola. Program ini juga membantu mendeteksi dini penyakit kronis dan degeneratif di masyarakat yang jarang menjangkau fasilitas spesialis.
“Dengan pelibatan desa dan puskesmas, kita harap tidak hanya pelayanan yang berjalan, tapi juga tumbuh rasa kepemilikan bersama terhadap kesehatan masyarakat,” tutup Tamsir (Kesmas_Promkes PM)


















