Dinkesda Demak Fasilitasi Teknis Program P2PM dan PL di Puskesmas Bonang II dan Wedung I

Dinkesda_Demak – Dalam rangka meningkatkan kinerja dan kesiapan pelaksanaan program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) serta Penyehatan Lingkungan (PL) Tahun 2026, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) melaksanakan Fasilitasi Teknis Tim P2PM dan PL, pada Selasa, 3 Februari 2026, mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai, bertempat di Puskesmas Bonang II dan Puskesmas Wedung I.
Kegiatan fasilitasi teknis ini diikuti oleh Ketua Tim P2PM dan PL beserta tim, Kepala Puskesmas dan Kepala Tata Usaha (KTU) Puskesmas Bonang II, serta staf penanggung jawab program Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan. Kegiatan serupa juga diikuti oleh Kepala Puskesmas dan KTU Puskesmas Wedung I bersama staf program terkait.
Fasilitasi teknis dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pendampingan kepada Puskesmas dalam rangka evaluasi capaian kinerja tahun sebelumnya sekaligus perencanaan program tahun berjalan. Fokus utama pembahasan meliputi capaian kinerja Program Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Tahun 2025, pemaparan target program Tahun 2026, mekanisme pelaporan pada masing-masing portal pelaporan program, serta penyusunan rencana kegiatan di tingkat Puskesmas dan Dinas Kesehatan.
Ketua Tim P2PM dan PL Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak Tri Handayani, SKM, M.M. menyampaikan bahwa fasilitasi teknis ini bertujuan untuk memastikan kesinambungan program dan peningkatan kualitas pelaksanaan di lapangan.
“Melalui fasilitasi teknis ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh Puskesmas memiliki pemahaman yang sama terkait capaian, target, serta mekanisme pelaporan program P2PM dan Penyehatan Lingkungan. Evaluasi dan perencanaan yang baik menjadi kunci untuk mencapai kinerja terbaik di tahun 2026,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Wedung I menyambut baik kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh Tim P2PM dan PL. Menurutnya, fasilitasi teknis sangat membantu dalam mengidentifikasi hambatan serta merumuskan tindak lanjut yang lebih terarah.
“Pendampingan ini sangat bermanfaat bagi kami di Puskesmas. Melalui diskusi bersama tim Dinkesda, kami dapat mengidentifikasi kendala di lapangan sekaligus menyusun langkah-langkah perbaikan agar pelaksanaan program di tahun 2026 dapat berjalan lebih optimal,” ungkapnya.
Selain sesi pemaparan dan evaluasi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif untuk menggali berbagai hambatan pelaksanaan program serta menyusun rekomendasi dan tindak lanjut strategis. Dengan adanya fasilitasi teknis ini, diharapkan sinergi antara Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak dan Puskesmas semakin kuat dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular serta peningkatan kualitas lingkungan sehat di masyarakat. (Kesmas_Promkes PM)


















