Perkuat Pengendalian Penyakit Menular dan Lingkungan Sehat, Dinkesda Demak Laksanakan Fasilitasi Teknis P2PM dan PL

Dinkesda_Demak – Dalam rangka meningkatkan kinerja program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) serta Penyehatan Lingkungan (PL), Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak melalui Bidang P2 melaksanakan Fasilitasi Teknis Tim P2PM dan PL Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (27/1/2026), pukul 09.30–12.30 WIB, bertempat di Puskesmas Mijen II dan Puskesmas Wedung II.
Fasilitasi teknis ini diikuti oleh Tim P2PM dan PL Dinkesda Kabupaten Demak, Kepala Tata Usaha (KTU) Puskesmas Mijen II beserta staf program Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan, serta Kepala Puskesmas Wedung II beserta staf program terkait. Kegiatan berlangsung secara intensif dengan fokus pada evaluasi kinerja, penyelarasan target, serta penguatan perencanaan program tahun berjalan.
Kegiatan fasilitasi teknis bertujuan untuk melakukan evaluasi capaian kinerja masing-masing program Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan tahun 2025, sekaligus memaparkan target dan indikator program tahun 2026. Selain itu, dilakukan penguatan pemahaman terkait mekanisme pelaporan program melalui portal pelaporan masing-masing program, guna memastikan data yang dihasilkan akurat, tepat waktu, dan dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan.
Ketua Tim P2PM dan PL Dinkesda Kabupaten Demak Tri Handayani, SKM, M.M. menyampaikan bahwa fasilitasi teknis ini merupakan bagian penting dari upaya pembinaan berkelanjutan kepada puskesmas.
“Melalui fasilitasi teknis ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh program Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan memiliki pemahaman yang sama terkait capaian, target, serta mekanisme pelaporan. Evaluasi tahun 2025 menjadi dasar untuk menyusun rencana kegiatan 2026 yang lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dibahas rencana kegiatan tahun 2026, baik yang akan dilaksanakan di tingkat puskesmas maupun yang memerlukan dukungan dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan. Diskusi berlangsung interaktif, dengan mengangkat berbagai hambatan yang dihadapi di lapangan, mulai dari keterbatasan sumber daya, tantangan pelaporan, hingga dinamika kondisi lingkungan dan penyakit menular di wilayah kerja masing-masing puskesmas.
Kepala Puskesmas Wedung II dr. Wieda Novie Sartika menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan fasilitasi teknis ini. “Fasilitasi teknis dari Tim P2PM dan PL sangat membantu kami di puskesmas dalam memahami evaluasi kinerja dan menyusun rencana kegiatan ke depan. Diskusi yang dilakukan memberikan solusi konkret terhadap kendala di lapangan, sehingga kami lebih siap meningkatkan capaian program di tahun 2026,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Puskesmas Mijen II dr. Musbichin, yang menilai bahwa fasilitasi teknis ini memperkuat koordinasi antara puskesmas dan dinas kesehatan, serta meningkatkan kapasitas pengelola program dalam menjalankan tugas secara lebih sistematis dan terukur.
Melalui kegiatan ini, Dinkesda Kabupaten Demak berharap seluruh puskesmas dapat melaksanakan program P2PM dan Penyehatan Lingkungan secara lebih optimal, terintegrasi, dan berorientasi pada pencapaian kinerja terbaik. Penguatan koordinasi, peningkatan kualitas pelaporan, serta tindak lanjut hasil evaluasi menjadi kunci dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik di Kabupaten Demak. (Kesmas_Promkes PM)


















