Dinkesda Laksanakan Monev PPS Pasca Akreditasi di Puskesmas Mranggen II

Dinkesda_Demak — Dalam rangka menjaga mutu pelayanan kesehatan yang berkelanjutan, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Tim Kerja Tata Kelola Fasilitas dan Mutu Pelayanan Kesehatan melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Perencanaan dan Perbaikan Strategis (PPS) Pasca Akreditasi Puskesmas Triwulan IV Tahun 2025 di Puskesmas Mranggen II, Rabu (21/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Puskesmas Mranggen II tersebut dilaksanakan mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dan diikuti oleh Ketua Tim Tata Kelola Fasilitas dan Mutu Pelayanan Kesehatan, Tim Tata Kelola Fasilitas dan Mutu Pelayanan Kesehatan, serta Kepala Puskesmas Mranggen II beserta Tim PPS Pasca Akreditasi.
Monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian penting dari tindak lanjut hasil survei akreditasi Puskesmas, yang tidak hanya menekankan pemenuhan standar, tetapi juga memastikan adanya perbaikan mutu dan keselamatan pasien secara berkelanjutan.
Wahyu Andriyanto, SKM, S.Kep., Ners., M.K.M Ketua Tim Tata Kelola Fasilitas dan Mutu Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak dalam keterangannya menyampaikan bahwa PPS pasca akreditasi harus menjadi instrumen kerja yang benar-benar dijalankan, bukan sekadar dokumen administratif.
“Akreditasi bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari proses perbaikan mutu yang berkelanjutan. Melalui monitoring dan evaluasi PPS ini, kami ingin memastikan bahwa rencana perbaikan yang telah disusun benar-benar dilaksanakan secara konsisten dan berdampak nyata terhadap peningkatan mutu pelayanan serta keselamatan pasien,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan monev juga menjadi sarana pembinaan dan pendampingan bagi Puskesmas agar mampu mengidentifikasi hambatan serta menyusun langkah perbaikan yang lebih efektif dan terukur.
Sementara itu, dr. Kartika Indrawati, M.Kes Kepala Puskesmas Mranggen II menyambut baik pelaksanaan monitoring dan evaluasi tersebut sebagai bentuk dukungan dan penguatan terhadap upaya peningkatan mutu layanan di tingkat fasilitas pelayanan kesehatan primer.
“Kami memandang kegiatan ini sangat penting sebagai bahan evaluasi internal. Masukan dan rekomendasi dari tim monev menjadi pedoman bagi kami untuk memperbaiki tata kelola, pelayanan klinis, serta sistem mutu dan keselamatan pasien agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ungkapnya.
Menurutnya, komitmen seluruh jajaran Puskesmas menjadi kunci utama dalam memastikan PPS pasca akreditasi dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi PPS ini, diharapkan Puskesmas Mranggen II dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien, sejalan dengan kebijakan dan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. (Kesmas_Promkes PM)


















